Berita

Anggota Komisi V DPR Musa Rajekshah. (Foto: Dokumentasi Fraksi Golkar)

Politik

Legislator Golkar Dorong Sanksi Tegas untuk Maskapai yang Sering Delay

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Anggota Komisi V DPR Musa Rajekshah meminta pemerintah menjatuhkan sanksi tegas kepada maskapai yang kerap mengalami keterlambatan penerbangan hingga berjam-jam dan merugikan penumpang.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Ijeck itu menilai praktik delay tidak bisa lagi dianggap hal biasa. Ia mendorong adanya mekanisme sanksi yang jelas dan terukur agar maskapai lebih disiplin terhadap jadwal. 

"Harus ada teguran keras. Kenapa tidak diberlakukan denda bagi maskapai penerbangan yang delay? Misalnya setiap delay 30 menit, 60 menit dan seterusnya, ada besaran dendanya," ujar Ijeck dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026. 


Ia mendesak Kementerian Perhubungan mengambil langkah konkret, termasuk penerapan denda progresif sesuai durasi keterlambatan, agar memberi efek jera bagi maskapai yang tidak disiplin.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan operasional yang matang, mulai dari kesiapan armada hingga standar perawatan pesawat, guna mencegah gangguan jadwal yang berdampak pada publik. 

"Perlu ada punishment yang tegas agar maskapai penerbangan lebih disiplin lagi dan tidak mudah delay," tegasnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya