Berita

Kolase Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

DPR Kasih Tenggat Waktu Kapolri Benahi Internal dalam Satu Bulan

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didesak untuk segera membenahi persoalan internal Polri, menyusul berbagai kasus yang melibatkan oknum anggota kepolisian dalam dua pekan terakhir.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyebut rentetan peristiwa mulai dari penganiayaan hingga kasus narkotika yang melibatkan oknum anggota polisi telah meresahkan masyarakat.

Hinca pun memberikan tenggat waktu satu bulan kepada Kapolri untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


“Masyarakat menunggu. Kita beri waktu kepada Pak Sigit untuk satu bulan ini harus selesai,” tegas Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 23 Februari 2026.

Menurut Legislator Demokrat ini, bulan suci Ramadan sedianya dijadikan momen yang tepat untuk Kapolri Listyo Sigit membenahi internal korps bhayangkara. Sebab, masyarakat Indonesia sudah sangat resah dengan kelakuan oknum polisi yang terlibat tindak pidana. 

“Masa bulan Ramadan, bulan suci ini saatnya berbenah. Kita memperbaiki kultur kita, memperbaiki kinerja kita. Apa yang disuarakan masyarakat, itu benar dan karena itu harus segera diambil tindakan cepat," jelasnya.

Sekadar informasi, belakangan ini oknum anggota kepolisian disoroti publik, lantaran terlibat dalam sejumlah kasus hukum, mulai dari penganiayaan hingga keterlibatan kasus narkotika.

Di NTB, ada eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi dan eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro yang terjerat kasus narkoba. 

Selain itu, di Toraja, ada Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi yang juga diringkus lantaran terjerat kasus peredaran narkoba. 

Teranyar, AT (14), seorang remaja di Tual, Maluku, tewas setelah kepalanya diduga dipukul menggunakan helm baja oleh polisi. Pelaku adalah Bripda Masias Siahaya, anggota Brigade Mobil atau Brimob.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya