Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Nusantara

Transjakarta Harus Audit Total Sistem Keselamatan Usai Insiden Adu Banteng

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kecelakaan yang melibatkan dua bus Transjakarta, atau yang kerap disebut “adu banteng” disorot Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman.

Kecelakaan yang terjadi pada Senin pagi, 23 Februari 2026, melibatkan armada dengan kode BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13, tepatnya di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan.

Menurut Ade Suherman, insiden tersebut harus menjadi alarm kuat bagi pengelola transportasi publik untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan keselamatan.


“Kejadian ini bukan sekadar insiden biasa, tetapi peringatan keras bahwa keselamatan warga tidak boleh menjadi taruhan dari lemahnya pengawasan operasional. Transportasi publik menyangkut nyawa masyarakat,” tegas Ade Suherman, Senin, 23 Februari 2026.

Ia meminta pemerintah daerah dan pengelola TransJakarta segera melakukan audit total terhadap kondisi armada, standar operasional pengemudi, serta sistem pengawasan di lapangan.

Ade menilai modernisasi transportasi di Jakarta harus diiringi dengan penguatan aspek keselamatan, bukan hanya fokus pada peningkatan jumlah armada dan layanan.

“Modernisasi transportasi tidak boleh hanya mengejar kuantitas layanan. Pemerintah dan operator wajib memastikan setiap armada benar-benar laik jalan dan diawasi secara ketat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ade juga menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kejadian serta langkah perbaikan yang konkret agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar klarifikasi setelah kejadian, tetapi jaminan keselamatan yang nyata dan berkelanjutan. Keselamatan publik harus menjadi prioritas absolut,” tambahnya.

Ade menegaskan DPRD akan terus mengawal pengelolaan transportasi publik agar tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami akan memastikan keselamatan warga menjadi standar utama dalam setiap kebijakan transportasi massal di Jakarta,” tutup Ade.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya