Berita

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Desak Kapolri Transparan Usut Kasus Oknum Polisi

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam dua pekan terakhir, institusi Polri kembali menjadi sorotan publik akibat sejumlah kasus yang melibatkan oknum anggota di berbagai daerah.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat, Hinca Panjaitan, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bersikap terbuka dan segera mengambil tindakan tegas atas berbagai peristiwa yang dinilai mencoreng nama baik kepolisian.

“Satu dua minggu terakhir ini kita disuguhkan fakta yang sangat mengejutkan publik, soal polisi di beberapa tempat yang tidak baik menjalankan tugasnya,” ujar Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.


Beberapa kasus yang mencuat antara lain dugaan keterlibatan anggota dalam perkara narkoba di Bima, NTB, dan Toraja, serta kasus kekerasan yang melibatkan oknum Brimob di Tual, Maluku. Kondisi tersebut dinilai memicu keresahan luas di tengah masyarakat.

Menurut Hinca, tidak boleh ada toleransi bagi anggota yang menyalahgunakan kewenangan, terlebih dalam penanganan kasus narkotika. Ia meminta Kapolri segera menempatkan anggota yang diduga melanggar dalam penempatan khusus (patsus), melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan memprosesnya sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Saya kira tidak ada ampun lagi. Masyarakat sudah sangat gelisah dan ini adalah kultur yang harus segera diubah. Sikap dan perilaku polisi yang menyalahgunakan kewenangannya sangat meresahkan,” tegasnya.

Komisi III DPR, lanjut Hinca, juga meminta Kapolri turun langsung menangani persoalan tersebut serta memberikan penjelasan secara transparan kepada publik.

“Jelaskan ke publik secara terang benderang apa yang sebenarnya terjadi. Tidak usah ditutup-tutupi. Siapa pun yang menyalahgunakan kewenangan dan jabatannya, apalagi terkait perkara yang ditangani seperti narkoba, tidak ada ampun,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya