Berita

Situasi di Meksiko usai kematian El Mencho (Tangkapan layar RMOL dari siaran Sky News)

Dunia

Meksiko Dilanda Kekerasan Usai Kematian El Mencho, Presiden Imbau Warga Tetap Tenang

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyerukan ketenangan nasional setelah operasi militer yang menewaskan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes, memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah.

Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan “El Mencho”, tewas setelah terluka dalam baku tembak dengan pasukan federal di Tapalpa, Jalisco, pada Minggu pagi, 22 Februari 2026, waktu setempat.

Melalui unggahan di media sosial X, Sheinbaum menegaskan bahwa pemerintah pusat telah berkoordinasi penuh dengan seluruh pemerintah negara bagian untuk mengendalikan situasi. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.


“Ada koordinasi penuh dengan pemerintah dari semua negara bagian. Kita harus tetap mendapatkan informasi dan tetap tenang,” tulis Sheinbaum, dikutip dari Mexico News, Senin 23 Februari 2026.

Kabinet Keamanan federal menyatakan bahwa aparat telah diperkuat di sejumlah wilayah untuk membersihkan blokade dan memulihkan ketertiban. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengandalkan saluran komunikasi resmi.

Sheinbaum menekankan bahwa prioritas pemerintah adalah melindungi penduduk dan memastikan situasi kembali stabil. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Angkatan Darat, Garda Nasional, dan seluruh unsur keamanan yang terlibat dalam operasi tersebut.

Kementerian Pertahanan menyatakan pasukan militer diserang terlebih dahulu saat menjalankan operasi, dan aparat membalas tembakan. Empat anggota CJNG tewas di lokasi, sementara tiga lainnya, termasuk Oseguera, mengalami luka parah dan meninggal saat diterbangkan ke Mexico City untuk perawatan. Tiga personel militer juga terluka dan telah dirawat.

Kematian salah satu buronan paling dicari di Meksiko itu memicu aksi balasan dari jaringan kartel. Blokade jalan dan pembakaran kendaraan terjadi di berbagai titik di Jalisco dan negara bagian sekitarnya, menyebabkan kepanikan warga serta gangguan aktivitas.

Sejumlah bisnis juga menjadi sasaran amuk massa, termasuk satu gerai Costco di Puerto Vallarta yang dilaporkan dibakar. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa akibat aksi kekerasan susulan tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya