Berita

PM Greenland Jens-Frederik Nielsen (Foto: YouTube)

Dunia

PM Greenland Tolak Tawaran Kapal Rumah Sakit dari Trump

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 11:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, dengan tegas menolak rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mengirim kapal rumah sakit Angkatan Laut AS ke wilayah Arktik tersebut. 

Penolakan itu menjadi babak terbaru ketegangan diplomatik antara Washington dan Kopenhagen terkait masa depan pulau strategis yang kaya mineral tersebut.

Trump sebelumnya menyatakan akan mengerahkan kapal rumah sakit ke Greenland dengan alasan banyak warga di sana sakit dan tidak mendapatkan perawatan memadai. 


Pernyataan itu disampaikan melalui media sosialnya, meski dua kapal rumah sakit Angkatan Laut AS dilaporkan masih bersandar di galangan kapal di Alabama.

Menanggapi klaim tersebut, PM Nielsen menyampaikan penolakan lugas. Ia menyebut Greenland memiliki sistem kesehatan publik yang kuat dan tidak membutuhkan langkah sepihak dari Amerika Serikat.
 
"Terima kasih, tapi tidak. Kita memiliki sistem perawatan kesehatan publik di mana perawatan gratis bagi warga negara," kata dia, seperti dikutip dari Associated Press, Senin, 23 Februari 2026.

Lebih lanjut, Nielsen menekankan prinsip dasar layanan kesehatan di wilayahnya. 

"Itu tidak seperti di AS, di mana berobat ke dokter membutuhkan biaya. Tapi tolong bicaralah kepada kami daripada hanya membuat pernyataan yang kurang lebih acak di media sosial," ujar PM Greenland.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, mengaku otoritasnya tidak mendapat informasi apa pun mengenai pengiriman kapal tersebut. 

Pernyataan itu mempertegas bahwa langkah Trump tidak melalui koordinasi resmi dengan pemerintah Denmark, yang secara kedaulatan masih menaungi Greenland.

Dua kapal rumah sakit yang dimaksud, USNS Mercy dan USNS Comfort, disebut-sebut masih berada di galangan kapal di Mobile, Alabama. 

Pentagon dan Angkatan Laut AS sendiri mengarahkan pertanyaan media ke Gedung Putih, yang belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait status maupun jadwal keberangkatan kapal tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya