Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Lempar Isu UU KPK, Jokowi Disebut Sedang Uji Kekuatan Loyalis

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Manuver mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikaitkan dengan isu Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dinilai bukan sekadar dinamika hukum. 

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi politik untuk menjaga posisi dirinya dan keluarganya di tengah pusaran pergunjingan nasional.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menilai isu tersebut bisa saja sengaja dilempar agar Jokowi tetap berada dalam orbit pembicaraan politik, baik bernada positif maupun negatif. Menurutnya, mantan kepala negara itu perlu menjaga pengaruh meskipun tidak lagi memegang kekuasaan formal.


“Jokowi sengaja melempar isu, termasuk soal UU KPK, karena ia harus menjaga diri dan keluarganya tetap dalam orbit pergunjingan politik, entah itu berdampak positif maupun negatif,” kata Hari kepada RMOL, Senin, 23 Februari 2026.

Ia memandang, langkah tersebut juga dapat dibaca sebagai upaya membagi tanggung jawab politik sekaligus menguji sikap para pendukungnya. Dengan memunculkan isu sensitif, akan terlihat siapa yang benar-benar loyal dan siapa yang hanya setia saat kekuasaan masih berada di tangan.

“Bisa saja isu UU KPK ini dilempar untuk menguji loyalis sejati dan loyalis semu terhadap dirinya,” tegasnya.

Hari menambahkan, dinamika pascakekuasaan kerap menghadirkan seleksi alam politik. Tokoh yang sebelumnya dikelilingi banyak pendukung bisa saja ditinggalkan ketika pengaruhnya melemah.

“Ibarat pepatah ‘Ada gula ada semut’. Saat tidak lagi berkuasa, akan terlihat siapa yang tetap loyal dan membela,” pungkas Hari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya