Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai Perda KTR DKI Jakarta tidak hanya mengatur lokasi merokok, tetapi juga memperluas ketentuan hingga menyentuh aspek penjualan rokok oleh pedagang kelontong, pedagang pasar, hingga pedagang keliling.
"Peraturan daerah (Perda) KTR DKI Jakarta bukan sekadar mengatur di mana boleh dan tidak boleh merokok. Melainkan ada perluasan sampai pengaturan penjualan pada pedagang kelontong, pedagang pasar, pedagang keliling dan sebagainya. Perluasan jangkauan pengaturan itulah yang bisa memicu resistensi publik menjadi besar. Pemerintah harus mengetahui dinamika ini," ujar Trubus Rahadiansyah kepada wartawan, Senin, 23 Februari 2026.
Populer
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04
UPDATE
Senin, 23 Februari 2026 | 06:07
Senin, 23 Februari 2026 | 05:39
Senin, 23 Februari 2026 | 05:28
Senin, 23 Februari 2026 | 05:13
Senin, 23 Februari 2026 | 04:26
Senin, 23 Februari 2026 | 04:10
Senin, 23 Februari 2026 | 04:05
Senin, 23 Februari 2026 | 03:31
Senin, 23 Februari 2026 | 03:27
Senin, 23 Februari 2026 | 03:00