Berita

Ilustrasi rumah vertikal untuk buruh. (Foto: AI/RMOLJabar)

Nusantara

Rumah Vertikal akan Dibangun untuk Buruh di Cibitung

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 22:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah mengkaji skema pelaksanaan program hunian vertikal bersubsidi khusus untuk buruh di dekat kawasan industri Kabupaten Bekasi.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Anas mengungkap, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menentukan dan memverifikasi titik lokasi hunian.

"Sudah ada titik temu, dalam artian sudah ada tindak lanjut langsung dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PKP dan sudah ditinjau langsung oleh Pak Wamen, hasilnya positif," kata Ade diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 22 Februari 2026.


Ade beserta jajaran anggota dewan lainnya turut mendampingi kunjungan Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah di lokasi pembangunan hunian vertikal bagi kaum buruh. Lokasinya berada di Jalan Serang Bulak Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Hunian vertikal ini inisiatif Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Usulan itu disampaikan pada pemerintah pusat dengan dukungan pemerintah daerah.

Usulan ini dianggap relevan dengan pembangunan rumah rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Keinginan KSPSI dianggap relevan namun yang ditawarkan hunian vertikal karena keterbatasan lahan. KSPSI mengajukan untuk dibangun tower untuk karyawan, minimal bagi mereka yang bisa mengakses rumah murah dari pemerintah," ucap dia.

Usulan ini tidak lepas dari sulitnya mendapatkan rumah bersubsidi di dekat kawasan industri. Mayoritas rumah bersubsidi dibangun di wilayah pinggiran dengan akses terbatas bagi kaum pekerja.

"Dari kunjungan Pak Wamen diminta melakukan penghitungan secara detail, lalu diminta dibuka pintu akses tol. Diharapkan dapat memudahkan pekerja, di sisi lain bisa mengurai kemacetan Cibitung. Lahannya sudah ada milik masyarakat yang siap dibebaskan," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya