Berita

Brimob Polri. (Foto: Web bpsdm.pu.go.id)

Hukum

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tindakan brutal oknum anggota Brimob di Tual, Maluku hingga mengakibatkan siswa MTs Negeri Malra bernama Aryanto Tawakal tewas telah melampaui batas kemanusiaan.

"Kehilangan nyawa seorang pelajar di tangan aparat adalah tragedi nasional. Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas hilangnya masa depan seorang anak bangsa akibat tindakan yang tidak terukur," kata Ketua Umum Projo Muda, Febrio Robbano, Minggu, 22 Februari 2026.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit sebagai pemegang komando Korps Bhayangkara wajib bertanggung jawab menghukum pelaku, Bripka MS dengan hukuman berat. Projo Muda juga mendesak MS diberikan sanksi pemecatan secara tidak hormat (PTDH).


"Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan di tubuh Polri. Proses hukum harus transparan agar publik melihat bahwa keadilan tidak tumpul ke atas dan ke samping (sesama aparat)," tegas Febrio.

Menurutnya, peristiwa ini jelas-jelas telah mencoreng institusi kepolisian. Ia juga menuntut reformasi kultural Polri secara fundamental, khususnya pada satuan-satuan taktis seperti Brimob, agar memiliki standar operasional yang lebih humanis.

"Kasus Aryanto Tawakal di Tual harus menjadi titik balik Kapolri untuk melakukan evaluasi total. Polisi dididik untuk mengayomi, bukan untuk menjadi eksekutor di jalanan terhadap warga sipil," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya