Berita

Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi (Foto: Hiiraan)

Dunia

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 16:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Somaliland menyatakan kesediaannya memberikan akses kepada Amerika Serikat terhadap mineral kritis dan pangkalan militernya, sebagai bagian dari upaya memperoleh pengakuan internasional. 

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Menteri Kepresidenan Somaliland, Khadar Hussein Abdi dalam sebuah pernyataan kepada AFP, seperti dikutip Minggu, 22 Februari 2026. 

“Kami bersedia memberikan akses eksklusif (ke mineral kami) kepada Amerika Serikat. Selain itu, kami terbuka untuk menawarkan pangkalan militer kepada Amerika Serikat,” ujarnya. 


Langkah tersebut merupakan bagian dari lobi intensif Hargeisa ke Washington. Wilayah yang memproklamasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991 itu berupaya meyakinkan AS bahwa posisinya yang strategis di pintu masuk Laut Merah serta potensi sumber daya mineralnya dapat menjadi aset penting bagi kepentingan geopolitik Amerika.

Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, sebelumnya mengungkapkan pihaknya tengah menjalin komunikasi aktif dengan Kedutaan Besar AS di Somalia dan Departemen Pertahanan AS. 

“Pembicaraan dengan Kedutaan Besar AS di Somalia dan Departemen Pertahanan bertujuan untuk mengamankan kemitraan baru dengan Washington, termasuk dalam hal kerja sama ekonomi, keamanan, dan kontra-terorisme,” ungkapnya, seperti dikutip dari African News, 20 Juli 2025.

Menurut Abdullahi, sejumlah pejabat militer AS, termasuk perwira paling senior untuk kawasan Tanduk Afrika, baru-baru ini mengunjungi Hargeisa.

Somaliland, yang dihuni sekitar lima juta penduduk, dikenal relatif stabil dan rutin menggelar pemilu demokratis. 

Namun hingga kini baru Israel yang memberikan pengakuan resmi atas kemerdekaannya. Amerika Serikat sendiri masih mengakui klaim kedaulatan Somalia atas wilayah tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya