Berita

Ilustrasi WFA. (Foto: CNBC)

Nusantara

WFA Ramadan Kebijakan Cerdas Asal Produktivitas Tetap Terjaga

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama Ramadan kembali menjadi perhatian publik seiring upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kekhusyukan ibadah. 

Skema kerja fleksibel ini diharapkan mampu memberi ruang bagi pegawai untuk menjalankan aktivitas keagamaan tanpa mengganggu pelayanan dan kinerja institusi.

Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menilai langkah tersebut dapat menjadi strategi yang cukup cerdas untuk mengurai kepadatan arus mudik sekaligus memperpanjang perputaran ekonomi di daerah.


“Work From Anywhere menjelang mudik bisa jadi kebijakan yang cukup cerdas kalau dikelola baik. Ini bisa mengurai kepadatan arus dan memperpanjang waktu tinggal masyarakat di kampung halaman, sehingga ekonomi daerah ikut bergerak lebih lama,” ungkapnya, Minggu, 22 Februari 2026.

Namun politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menekankan agar fleksibilitas kerja tidak menurunkan kualitas pelayanan publik.

“Yang penting produktivitas ASN dan pelayanan publik tetap terjaga. Jangan sampai fleksibel, tapi pelayanan jadi lambat,” tutup Anis.

Anis menegaskan, kebijakan WFA selama Ramadan harus dibarengi dengan pengawasan dan pengaturan teknis yang jelas agar tujuan utamanya tercapai. 

Ia berharap pemerintah mampu memastikan keseimbangan antara kelonggaran kerja, kelancaran arus mudik, serta tetap optimalnya pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebijakan ini benar-benar memberi manfaat tanpa menimbulkan persoalan baru.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya