Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendorong pembatasan penggunaan sepeda motor untuk mudik jarak jauh di Lebaran Idulfitri 2026. Langkah ini demi menurunkan angka kecelakaan dengan fatalitas tinggi yang memicu banyak korban jiwa. 

“Dalam beberapa tahun terakhir kita melihat jika tingkat kemacetan selama arus mudik dan balik lebaran terus menurun. Tidak ada lagi kemacetan horor yang membuat pemudik berhari-hari di jalanan," kata Huda, Minggu, 22 Februari 2026.

"Maka saat ini fokus stake holder terkait terutama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri harus dialihkan pada strategi menekan angka kecelakaan dengan fatalitas tinggi yang dipicu penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi jarak jauh,” sambungnya.


Dia menilai berkurangnya titik kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran merupakan buah dari kian lengkapnya jaringan infrastruktur nasional. 

Tersambungnya Tol Trans Jawa, semakin panjangnya bentangan Tol Sumatera, serta integrasi teknologi informasi dalam manajemen arus kendaraan terbukti efektif mengurai kepadatan.

"Kita melihat kemajuan nyata. Strategi manajemen lalu lintas seperti kebijakan ganjil-genap, contraflow, hingga one way di jalur tol sangat membantu menurunkan potensi kemacetan. Solidnya koordinasi lintas sektoral membuat arus mudik jauh lebih lancar dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya. 

Meski kemacetan berhasil diredam, Huda mengingatkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi rapor merah yang perlu segera dibenahi. 

Saat ini, angka kecelakaan masih berada di kisaran 1.000 kejadian dengan ratusan korban jiwa dalam setiap periode mudik. Mayoritas insiden tersebut terjadi di jalur arteri (non-tol) dan didominasi oleh pengguna sepeda motor.

"Lancar saja tidak cukup jika nyawa pemudik masih terancam. Fakta bahwa jalur arteri dan kendaraan roda dua mendominasi angka kecelakaan fatal menunjukkan adanya urgensi untuk intervensi kebijakan yang lebih berani," tegas Politisi PKB tersebut.

Sebagai solusi, Huda meminta Pemerintah menyusun strategi push and pull yang komprehensif terkait penggunaan sepeda motor sebagai transportasi mudik jarak jauh. Menurutnya, Pemerintah tidak boleh sekadar melarang tanpa memberikan alternatif nyata. 

“Pemerintah bisa meningkatkan razia penggunaan sepeda motor untuk mudik jarak jauh sekaligus memberikan solusi transportasi publik yang masif, terjangkau, dan aman bagi masyarakat kelas menengah ke bawah,” katanya.

Dia menegaskan jika pembatasan mudik motor dilakukan karena memang berbahaya. Meskipun penggunaan sepeda motor lebih murah dan fleksibel tapi sangat rentan jika digunakan jarak jauh karena adanya faktor kelelahan, minimnya tingkat perlindungan bagi pengendara. 

"Pembatasan mudik motor ini murni alasan kemanusiaan. Kita ingin menekan angka kecelakaan fatal yang sering kali mengorbankan kelompok rentan seperti ibu dan anak-anak yang terpaksa menempuh perjalanan jauh dengan roda dua," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya