Berita

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto (Tangkapan layar RMOL dari YouTube CNBC Indonesia)

Bisnis

DEN Dorong Deregulasi dan Efisiensi Belanja untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto menekankan pentingnya kebijakan yang tepat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Dalam wawancara eksklusif di sebuah televisi, Septian menyebut tiga prioritas utama yang harus diperhatikan pemerintah. 

Pertama, trajektori belanja pemerintah perlu dijaga agar tetap efisien, tepat sasaran, dan terserap optimal. Menurutnya, efektivitas belanja pemerintah tidak hanya berdampak langsung pada pertumbuhan, tetapi juga memberi sinyal kepercayaan bagi pasar.


“Kami perlu memastikan belanja pemerintah berjalan lancar dan tepat sasaran. Ini menjadi indikator penting bagi pelaku pasar,” ujar Septian, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.

Kedua, peningkatan pendapatan pemerintah menjadi kunci. Dengan pendapatan yang lebih tinggi, pemerintah bisa memperluas belanja tanpa melewati batas defisit anggaran 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ketiga, Septian menekankan pentingnya memperbaiki ekosistem investasi melalui deregulasi dan penyederhanaan perizinan. Menurutnya, langkah ini akan mendorong sektor swasta untuk berinvestasi lebih banyak sekaligus meningkatkan konsumsi domestik.

“Kita pernah mencatat pertumbuhan 7-8 perseb pada periode 1985 hingga pertengahan 1990-an berkat deregulasi. Presiden juga sudah memberi instruksi terkait penyederhanaan perizinan, sekarang tinggal ditindaklanjuti oleh para menteri,” katanya.

Septian juga menyoroti pengalaman negara lain, seperti Vietnam, yang berhasil mencapai pertumbuhan di atas 7 persen melalui reformasi serupa. 

“Kita punya contoh dari masa lalu dan dari negara lain. Ini saat yang tepat untuk mendorong deregulasi agar sektor swasta kembali berani berinvestasi,” tambahnya.

Langkah-langkah tersebut, menurut DEN, menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dan mendorong kepercayaan investor, sambil tetap mengontrol defisit anggaran.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya