Berita

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto (Tangkapan layar RMOL dari YouTube CNBC Indonesia)

Bisnis

DEN: Kritik MSCI jadi Momentum Perbaikan Pasar Modal

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 09:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia tidak perlu bersikap pesimistis ataupun panik dalam merespons berbagai catatan dari lembaga rating internasional maupun indeks global seperti MSCI. 

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto, menegaskan sebaiknya fokus utama saat ini adalah memperkuat investasi dan memastikan reformasi berjalan konsisten.

Dalam wawancara bersama CNBC Indonesia baru-baru ini, Septian menekankan bahwa investasi merupakan kunci percepatan pertumbuhan ekonomi karena memiliki efek berganda (multiplier effect) yang jauh lebih panjang dibandingkan konsumsi.


“Kalau konsumsi, dampaknya hanya di tahun itu. Tapi kalau investasi, sejak masa konstruksi sudah mendorong pertumbuhan. Ketika mulai beroperasi, ada tenaga kerja yang diserap, ada bahan baku yang dibeli. Multiplier effect-nya besar dan jangka panjang,” ujarnya, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.

Septian menilai selama ini Indonesia cenderung terlalu percaya diri dengan besarnya pasar domestik. Padahal, pasar dalam negeri tetap memiliki batas.

“Kalau sudah saturated, pertumbuhannya akan begitu-begitu saja. Sementara pasar internasional terus tumbuh,” jelasnya.

Karena itu, DEN mendorong agar investasi tidak hanya menyasar kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berorientasi ekspor. Strategi ini dinilai mampu mendorong produk domestik bruto (PDB) sekaligus menghasilkan devisa yang memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Terkait isu MSCI, Septian melihatnya sebagai peringatan untuk berbenah, bukan ancaman yang perlu ditanggapi secara berlebihan.

Ia menekankan bahwa arahan Presiden sudah jelas agar berbagai catatan tersebut segera diperbaiki, terutama melalui penguatan tata kelola dan reformasi sektor keuangan. Salah satu langkah krusial adalah pemilihan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua, Wakil Ketua, dan Komisioner Pasar Modal, yang berintegritas dan memiliki rekam jejak kuat.

“Kalau kita memilih orang-orang yang qualified dan kompeten, pasar akan melihat ini sebagai sinyal positif. Bahkan sebelum ada kesepakatan MSCI sekalipun, pasar bisa cepat recover,” tegasnya.

Menanggapi penilaian Moody’s, Septian menegaskan bahwa tidak terjadi penurunan peringkat (downgrade), melainkan hanya perubahan outlook.

“Moody’s sendiri menyatakan fundamental ekonomi kita kuat dan resilient. Memang ada concern, tapi itu bukan hal yang tidak bisa diperbaiki,” katanya.

Ia menilai sejumlah catatan yang diberikan justru menjadi masukan konstruktif agar pemerintah terus melakukan pembenahan struktural.

Septian juga menyinggung pembentukan Danantara yang dinilai masih dalam tahap awal. Menurutnya, wajar jika lembaga tersebut membutuhkan waktu untuk membangun tata kelola yang solid, mengingat akan mengelola dana negara dalam jumlah besar.

Di sisi lain, program hilirisasi yang telah berjalan diyakini menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan jangka panjang.

Ia menambahkan, kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV kemarin menjadi bukti daya tahan ekonomi nasional, dan hasil kuartal I mendatang akan semakin memperjelas arah pemulihan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya