Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Melonjak Lagi Gara-gara Rusia-Ukraina Gagal Damai

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas kembali terangkat,  melonjak lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan Rabu 18 Februari 2026 atau Kamis dini hari WIB. 

Setelah sempat jatuh ke level terendah mingguannya, emas spot kini merangkak naik lagi ke kisaran 4.992 Dolar AS per ons, bahkan harga emas untuk kontrak berjangka sudah menembus level psikologis 5.000 Dolar AS. 

Penyebab utamanya adalah rasa cemas investor terhadap situasi dunia. Negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina di Jenewa berakhir tanpa hasil, sementara diskusi antara AS dan Iran juga jalan di tempat. Di saat kondisi politik dunia tidak menentu seperti ini, investor beralih mengamankan uang mereka ke aset aman seperti emas.


Di sisi lain, kondisi ekonomi di Amerika Serikat sendiri sebenarnya masih membingungkan. Bank sentral mereka (The Fed) terlihat sedang terpecah suara: ada pejabat yang ingin suku bunga naik lagi karena inflasi masih bandel, tapi ada juga yang sudah mulai berencana memangkasnya.

Meskipun arah kebijakan suku bunga ini belum jelas, dan pasar menduga tidak akan ada perubahan hingga Juni nanti, emas tetap menjadi primadona. Para pelaku pasar kini sedang menahan napas menunggu rilis data inflasi (PCE) pada hari Jumat besok untuk melihat seberapa besar tekanan ekonomi yang sebenarnya.

Tidak hanya emas, logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga ikut berpesta dengan kenaikan yang cukup tajam, mengikuti sentimen ketidakpastian global yang masih membara.

Perak spot melejit 5,2 persen menjadi 77,24 Dolar AS per ons setelah sebelumnya anjlok lebih dari 4 persen. 

Platinum spot melesat 3,5 persen ke level 2.078,28 Dolar AS per ons, sedangkan paladium menguat 1,2 persen menjadi 1.702,75 Dolar AS per ons.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya