Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: YouTube PSI)

Politik

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 01:03 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti kondisi kegelisahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi belakangan ini. Terlebih dalam tuduhan kasus ijazah palsu.

Menurut Rocky, kondisi kegelisahan psikologis Jokowi terlihat dalam infeksi di kulitnya.  

“Anda putar kiri kanan dalam matematik berlaku prinsip bila semua variabel dihilangkan, yang tinggal adalah konstanta. Stres adalah konstanta dia (Jokowi). Kenapa beliau stres? Karena gejala post-power syndrome,” kata Rocky dikutip dalam kanal YouTube Refly Harun, Rabu malam, 18 Februari 2026.


“Yang dihadapi oleh banyak pemimpin, ketagihan 10 tahun kekuasaan tiba-tiba berbalik dituduh ijazahnya palsu, stresnya minta ampun itu. Anda bayangkan dari kenikmatan kekuasaan, tiba-tiba terpuruk jadi pesakitan secara politis. Saya bisa bayangkan itu,” tambahnya.

Rocky sebelumnya menilai dengan keluarnya restorative justice yang diberikan kepada Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis seharusnya mampu meredakan kegelisahan psikologis Jokowi.

“Niat restorative justice selalu di dalam upaya untuk menghasilkan ketenangan batin di antara pihak yang bersentuhan. Itu filosofinya,” tegas dia. 

Akademisi yang dikenal kritis ini menyebut bahwa restorative berasal dari kata ‘restore’, yang berarti memulihkan, mengembalikan, atau membangun kembali sesuatu ke kondisi semula, posisi awal, atau keadaan fungsional sebelumnya. 

“Restore, (artinya) kembalikan, masukkan kembali dalam harmoni, itu namanya restoratif. Sekarang harmonis nggak bangsa ini setelah restorative justice? Makin gila kontradiksinya. Pak Jokowi baca statement di handphone, lihat ILC, dia garuk-garuk kepala lagi, aduh, kok masih begitu ya,” pungkas Rocky.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya