Berita

Medali emas olimpiade Milano Cortina 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Olympics)

Olahraga

Singapura Siapkan Bonus hingga Rp13 Miliar untuk Atlet Olimpiade

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah negara menyiapkan bonus uang tunai bagi atlet yang berhasil meraih medali di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026. Nilainya bervariasi, dari puluhan ribu hingga ratusan ribu Dolar AS. 

Dikutip dari CNBC, Rabu 18 Februari 2026, hampir 2.900 atlet dari lebih 90 negara bertanding di 116 nomor. Meski Komite Olimpiade Internasional tidak memberikan hadiah uang resmi, banyak pemerintah dan komite olahraga nasional memiliki skema penghargaan sendiri.

Singapura tercatat sebagai negara dengan bayaran tertinggi. Atlet peraih emas bisa menerima sekitar 792 ribu Dolar AS (sekitar Rp13,3 miliar) perak 395 ribu Dolar AS (Rp6,6 miliar), dan perunggu 197 ribu Dolar AS (Rp3,3 miliar).


Singapura sendiri baru dua kali ikut Olimpiade Musim Dingin. Pada 2018 mereka debut lewat atlet short track Cheyenne Goh, sementara tahun ini hanya diwakili satu atlet ski alpine, Faiz Basha, yang harus tersingkir di babak awal.

Hong Kong menyusul dengan bonus sekitar 768 ribu Dolar AS untuk emas, 384 ribu Dolar AS untuk perak, dan 192 ribu Dolar AS untuk perunggu, meski wilayah ini belum pernah meraih medali Olimpiade Musim Dingin. 

Di Eropa, Polandia menarik perhatian karena hadiah yang tidak hanya berupa uang. Selain sekitar 211 ribu Dolar AS untuk emas, atlet juga bisa mendapat mobil Toyota Corolla, apartemen dua kamar, lukisan, voucher liburan, hingga perhiasan. Italia sebagai tuan rumah memberikan sekitar 214 ribu Dolar AS untuk emas, sementara Korea Selatan menyiapkan sekitar 208 ribu Dolar AS.

Dalam beberapa kasus, hadiah bahkan melampaui skema resmi. Media Korea Selatan melaporkan atlet snowboard Choi Ga-on menerima tambahan 300 juta Won dari asosiasi olahraganya setelah meraih emas. Ia juga mendapat hadiah dari perusahaan swasta, termasuk jam mewah dari merek Swiss Omega.

Amerika Serikat, melalui United States Olympic & Paralympic Committee, memberikan 37.500 Dolar AS untuk emas, 22.500 Dolar AS untuk perak, dan 15.000 Dolar AS untuk perunggu, jauh lebih kecil dibanding Singapura atau Hong Kong.

Namun tidak semua negara memberi bonus tunai langsung. Norwegia, negara dengan koleksi medali Olimpiade Musim Dingin terbanyak, tidak membayar hadiah podium. Atlet justru bisa mendapat tunjangan tahunan sekitar 160.000 Kroner dari Norwegian Olympic and Paralympic Committee, termasuk fasilitas latihan dan layanan medis. 

Inggris juga tidak memberi bonus medali, melainkan mendukung atlet lewat pendanaan pelatihan dari UK Sport. China pun tidak memiliki skema nasional terbuka karena besaran hadiah biasanya ditentukan di tingkat daerah atau sponsor.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya