Berita

Menteri Haji Moch. Irfan Yusuf dalam forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah (Foto: Kemenhaj)

Bisnis

Langkah Baru Indonesia-Arab Saudi, Digitalisasi Haji Makin Sat Set

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelayanan haji dan umrah bagi jutaan jemaah Indonesia kini memasuki babak baru yang lebih modern. Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) tengah serius memperkuat integrasi sistem digital dengan pemerintah Arab Saudi. 

Langkah ini diambil bukan sekadar mengikuti tren teknologi, tapi demi menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah yang setiap tahunnya mencapai angka jutaan.

Dalam forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange yang digelar di Makkah baru-baru ini, Menteri Haji Moch. Irfan Yusuf menekankan bahwa aspek perlindungan adalah prioritas utama.


“Integrasi sistem ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi tentang keselamatan dan kenyamanan jemaah. Semua proses mulai dari visa, akomodasi, layanan kesehatan, hingga kepulangan harus terpantau dan terlindungi secara menyeluruh,” tegas Irfan Yusuf, dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.

Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, layanan harus bebas dari kendala birokrasi yang rumit. 

“Pelayanan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia harus cepat, aman, dan nyaman, tanpa ada hambatan teknis maupun administratif,” imbuhnya.

Sejalan dengan Saudi Vision 2030, Indonesia mendukung penuh pembaruan layanan ini. Fokusnya adalah memastikan data antara kedua negara terhubung sempurna, terutama dalam mengoptimalkan platform Nusuk Masar untuk urusan kontrak hotel dan manajemen layanan jemaah.

Ini adalah platform digital resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang wajib digunakan untuk memesan hotel, transportasi, dan layanan haji/umroh terintegrasi secara mandiri

Selain urusan teknis, ada dua poin penting yang diusulkan Indonesia untuk mempermudah Jemaah, yaitu Ffeksibilitas visa dan membayar Dam via aplikasi. 

Indonesia berharap ada aturan yang lebih luwes untuk mengganti visa jemaah yang batal berangkat di menit-menit terakhir, agar kuota haji tidak terbuang sia-sia. 

“Setiap kuota adalah hak umat. Kami berharap ada mekanisme fleksibel hingga mendekati hari keberangkatan, agar slot tidak terbuang sia-sia,” ujar  Irfan Yusuf. 

Pemerintah juga meminta kejelasan teknis agar pembayaran Dam (denda) tamattu bisa dilakukan secara digital. Jadi, jemaah tidak perlu bingung lagi dan prosesnya jauh lebih praktis.

Dengan integrasi ini, segala urusan administrasi diharapkan jadi lebih cepat, pengawasan lebih ketat, dan penanganan darurat bisa dilakukan dalam sekejap. Ini adalah fondasi besar menuju tata kelola haji yang lebih transparan dan modern, yang ujung-ujungnya membuat jemaah bisa beribadah dengan lebih tenang.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:28

Belasan Siswa SMK Cedera Akibat Panggung Acara Perpisahan Ambruk

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:58

Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:42

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:21

Sate Maranggi Mbah Goen Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda dan Wisata Alam

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:58

Green Jobs Class Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:36

TNI Gercep Atasi Sedimentasi di Perairan Aceh Tamiang

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:19

Legislator PKB Minta Pemprov Hati-hati Terapkan Opsen Pajak Kendaraan

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:59

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:33

Selengkapnya