Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto: BBC)

Dunia

Trump Akan Terlibat Tidak Langsung dalam Perundingan Nuklir Iran di Jenewa

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan terlibat secara tidak langsung dalam putaran kedua perundingan nuklir antara Washington dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa. 

Trump menyampaikan bahwa dirinya tetap mengikuti jalannya perundingan yang mempertemukan delegasi AS dan Iran melalui mekanisme diplomasi tidak langsung.

"Saya akan terlibat dalam perundingan itu, secara tidak langsung. Dan itu akan menjadi sangat penting," kata Trump kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 17 Februari 2026.


Ia juga menilai Iran sebagai pihak yang keras dalam bernegosiasi.

“Iran adalah negosiator yang sangat tangguh," ungkapnya. 

Pernyataan Trump muncul ketika Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti rangkaian pertemuan pendahuluan. 

Ketegangan kawasan masih tinggi, terutama setelah pengerahan tambahan kekuatan militer AS ke kawasan Teluk, serta peringatan dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bahwa setiap serangan terhadap negaranya dapat memicu perang regional.

Trump juga menyinggung pengalaman perang sebelumnya antara AS, Israel, dan Iran yang sempat menggagalkan proses negosiasi. 

Ia mengisyaratkan bahwa tekanan militer pada masa lalu menjadi pelajaran bagi Teheran. 

“Saya rasa mereka tidak menginginkan konsekuensi jika tidak membuat kesepakatan,” ujarnya menegaskan optimisme bahwa Iran kini memiliki dorongan untuk mencapai kesepakatan.

Meski demikian, perundingan menghadapi sejumlah hambatan serius. Washington menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium di wilayahnya sekaligus memperluas cakupan pembahasan hingga mencakup program rudal Teheran. 

Di sisi lain, Iran bersikeras bahwa program nuklirnya bertujuan damai dan hanya bersedia membahas pembatasan tertentu dengan imbalan pencabutan sanksi, serta menolak tuntutan penghentian total pengayaan uranium.

Dalam kesempatan terpisah, Menlu Araghchi menyatakan kesiapan Iran untuk mencapai kesepakatan yang adil. Ia menegaskan bahwa delegasi Iran datang membawa gagasan konkret. 

“Dengan ide-ide nyata untuk mencapai kesepakatan yang adil dan merata,” ujarnya melalui unggahan di media sosial.

Perundingan di Jenewa berlangsung di tengah eskalasi militer yang berjalan paralel dengan jalur diplomasi, termasuk latihan militer Iran di Selat Hormuz dan peningkatan kehadiran militer AS di kawasan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya