Berita

(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Bisnis

Harmoni Miniatur Indonesia jadi Kunci Produktivitas PTPN IV Palmco

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Industri kelapa sawit bukan saja soal nilai produksi dan keuntungan. Tetapi, ada jutaan pekerja yang bergerak dalam menghadirkan statistik produksi minyak sawit nasional.

Sebagai salah satu perusahaan perkebunan sawit terbesar di dunia, PTPN IV PalmCo kini telah menjadi rumah besar bagi puluhan ribu tenaga kerja yang sangat beragam, layaknya sebuah "Miniatur Indonesia".

Berdasarkan data demografi per Desember 2025, PTPN IV PalmCo menaungi total 69.455 tenaga kerja. Data perusahaan mencatat setidaknya terdapat 55 suku bangsa yang berbaur dalam ekosistem kerja PTPN IV.


Komposisi ini mencakup spektrum luas nusantara, mulai dari suku Jawa, Batak, Melayu, Dayak, Minang, Bugis, hingga representasi suku-suku dari Indonesia Timur dan wilayah lainnya seperti Ambon, Flores, hingga Papua.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa struktur demografi yang sangat majemuk ini bukanlah kebetulan, melainkan kekuatan strategis yang dikelola secara sadar oleh manajemen.

"PTPN IV PalmCo ini benar-benar seperti Miniatur Indonesia. Karena penduduk lokal jumlahnya terbatas, akhirnya datanglah saudara-saudara kita dari berbagai pulau untuk bekerja. Di sinilah pertemuan budaya itu terjadi," kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Senin 16 Februari 2026.

Menurut Jatmiko, percampuran budaya ini melahirkan tim yang tangguh dan saling melengkapi.

"Bayangkan, ketekunan rekan-rekan dari Jawa bertemu dengan ketegasan dan semangat rekan-rekan Batak. Semua sifat baik ini disatukan dengan nilai-nilai perusahaan (AKHLAK), hasilnya adalah cara kerja yang luar biasa produktif," ujarnya.

Jatmiko juga memberi contoh sederhana betapa indahnya toleransi di kebun sawit. Saat teman-teman Muslim Lebaran, operasional pabrik dijaga oleh teman-teman Nasrani dan Hindu. 

"Sebaliknya saat Natal, teman-teman Muslim yang backup. Jadi, operasional kita alhamdulilah-nya tidak pernah berhenti beroperasi, dan persaudaraan makin kuat," demikian Jatmiko.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya