Berita

Representative Image (Foto: jacobin)

Dunia

Israel Siapkan Drone Gas Air Mata di Tepi Barat Jelang Ramadan

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 10:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Otoritas keamanan Israel dilaporkan tengah mempersiapkan pengerahan drone penembak gas air mata di wilayah pendudukan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai bagian dari langkah pengamanan menjelang bulan suci Ramadan. 

Mengutip media Israel Channel 12, Senin, 16 Februari 2026, sistem drone dirancang untuk membubarkan kerumunan dari udara dengan menjatuhkan kapsul gas air mata langsung ke titik-titik yang dianggap rawan.

Dikatakan bahwa komite tender kepolisian telah menyetujui pembelian tiga sistem drone tambahan dengan nilai kontrak sekitar 49.000 dolar AS. 


Perangkat yang dikenal dengan nama “Surprise Egg” itu dipasang pada drone tipe Matrice dan difungsikan untuk mengendalikan demonstrasi. Saat ini, kepolisian Israel dilaporkan telah mengoperasikan 19 sistem serupa.

Dokumen tender menggambarkan pembelian tersebut sebagai langkah penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga selama bula Ramadan. 

Garda Nasional Israel, yang berada di bawah kewenangan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, menjadi pihak yang mempersiapkan pengerahan sistem ini. 

Selain penggunaan drone, militer Israel juga dilaporkan memperkuat kehadiran pasukan di Tepi Barat selama Ramadan. 

Media yang sama menyebut pengerahan tambahan brigade komando dan penempatan lebih banyak unit di pos-pos pemeriksaan, terutama menjelang masuknya ribuan jemaah ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

Militer Israel bahkan merekomendasikan agar hingga 10.000 jemaah diizinkan memasuki kompleks tersebut setiap Jumat selama Ramadan, dengan pembatasan usia tertentu.

Di sisi lain, khatib Masjid Al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri, memperingatkan bahwa pemerintah Israel tengah menjalankan sebuah rencana agresif yang menargetkan situs suci, seraya menyayangkan tindakan pembatasan akses ibadah pada bulan suci.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya