Berita

Raja Maroko, Mohammed VI (Foto: Kerajaan Maroko)

Dunia

Kerajaan Maroko Gencarkan Program Bantuan untuk Korban Banjir

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 12:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Maroko menyalurkan program bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah utara dan barat kerajaan, menyusul curah hujan ekstrem yang melanda negara tersebut selama dua bulan terakhir. 

Mengutip keterangan resmi pada Minggu, 15 Februari 2026, atas perintah Kerajaan, seluruh kementerian dan lembaga terkait di Maroko telah dimobilisasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.

Program tersebut disusun berdasarkan penilaian menyeluruh atas kondisi di lapangan serta kebutuhan nyata masyarakat terdampak banjir.


“Berdasarkan Instruksi Kerajaan Tinggi, pemerintah Maroko meluncurkan program untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada penduduk yang terkena dampak banjir di wilayah utara dan barat Kerajaan," demikian pernyataan tersebut.

Pemerintah menyiapkan skema bantuan finansial berlapis, mulai dari bantuan tunai langsung hingga 6.000 dirham Maroko (MAD) per keluarga, bantuan 15.000 MAD untuk rehabilitasi rumah dan usaha kecil, serta bantuan hingga 140.000 MAD untuk rekonstruksi rumah yang roboh akibat banjir. 

Terkait bantuan darurat yang akan mulai didistribusikan pekan depan, pemerintah menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi keluarga terdampak. 

"Kepala setiap keluarga yang terdampak harus mengirimkan pesan teks ke 1212 dengan menyebutkan nomor kartu identitas nasional elektronik (CNIE) dan tanggal lahir mereka, agar layanan terkait dapat memverifikasi situasi keluarga dan memproses permohonan secepat mungkin,” lanjut keterangan resmi itu.

Sementara itu, untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi, komisi terkait akan melakukan pendataan rinci di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bencana. 

Jika diperlukan, warga terdampak dapat mengajukan permohonan kepada komisi khusus untuk ditelaah sesuai ketentuan yang berlaku secara transparan dan adil.

Di sektor pertanian, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi petani terdampak melalui peluncuran program tanam musim semi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah bencana, termasuk tanaman minyak, sereal, dan pakan ternak, disertai bantuan benih dan pupuk guna mempercepat pemulihan musim tanam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya