Raja Maroko, Mohammed VI (Foto: Kerajaan Maroko)
Pemerintah Maroko menyalurkan program bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah utara dan barat kerajaan, menyusul curah hujan ekstrem yang melanda negara tersebut selama dua bulan terakhir.
Mengutip keterangan resmi pada Minggu, 15 Februari 2026, atas perintah Kerajaan, seluruh kementerian dan lembaga terkait di Maroko telah dimobilisasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
Program tersebut disusun berdasarkan penilaian menyeluruh atas kondisi di lapangan serta kebutuhan nyata masyarakat terdampak banjir.
“Berdasarkan Instruksi Kerajaan Tinggi, pemerintah Maroko meluncurkan program untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada penduduk yang terkena dampak banjir di wilayah utara dan barat Kerajaan," demikian pernyataan tersebut.
Pemerintah menyiapkan skema bantuan finansial berlapis, mulai dari bantuan tunai langsung hingga 6.000 dirham Maroko (MAD) per keluarga, bantuan 15.000 MAD untuk rehabilitasi rumah dan usaha kecil, serta bantuan hingga 140.000 MAD untuk rekonstruksi rumah yang roboh akibat banjir.
Terkait bantuan darurat yang akan mulai didistribusikan pekan depan, pemerintah menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi keluarga terdampak.
"Kepala setiap keluarga yang terdampak harus mengirimkan pesan teks ke 1212 dengan menyebutkan nomor kartu identitas nasional elektronik (CNIE) dan tanggal lahir mereka, agar layanan terkait dapat memverifikasi situasi keluarga dan memproses permohonan secepat mungkin,” lanjut keterangan resmi itu.
Sementara itu, untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi, komisi terkait akan melakukan pendataan rinci di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bencana.
Jika diperlukan, warga terdampak dapat mengajukan permohonan kepada komisi khusus untuk ditelaah sesuai ketentuan yang berlaku secara transparan dan adil.
Di sektor pertanian, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi petani terdampak melalui peluncuran program tanam musim semi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah bencana, termasuk tanaman minyak, sereal, dan pakan ternak, disertai bantuan benih dan pupuk guna mempercepat pemulihan musim tanam.