Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: RMOL)

Nusantara

Pramono Larang SOTR dan Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 08:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk menjaga suasana Ramadan tetap damai dan rukun serta melarang seluruh kegiatan yang berpotensi menimbulkan keributan selama bulan suci Ramadan.

Beberapa kegiatan yang dilarang antara lain Sahur on the Road (SOTR), hingga sweeping terhadap rumah makan yang tetap buka pada siang hari.

"Ya pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya nggak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan nanti saya izinkan. Pokoknya yang itu nggak," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dikutip Minggu, 15 Februari 2026.


Ia menegaskan, momentum menyambut bulan suci harus diisi dengan kedamaian, terlebih Jakarta saat ini juga tengah bersiap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek yang berlangsung pada 13 hingga 17 Februari.

"Saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan. Sekarang ini periodisasi kita menyambut Imlek dari dari tanggal 13 sampai dengan 17 itu tahun baru Imlek pada Selasa (17/2)," katanya.

Ia menambahkan, setelah rangkaian perayaan Imlek selesai, wajah Jakarta akan berubah menyambut Ramadan dan Idulfitri.

"Nanti begitu tanggal 18, maka Jakarta wajahnya total berubah menjadi wajah yang Ramadan dan juga wajah yang menyambut Idulfitri. Dan itu kami persiapkan dengan baik karena bagaimanapun sebagai Gubernur Jakarta saya tahu Jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam," ungkapnya.

Pramono juga menyampaikan, Pemprov DKI telah mengusulkan penyelenggaraan Haul bagi para tokoh Betawi dan ulama di Jakarta.

Dikatakan Pramono, usulan tersebut telah disampaikan pada acara Salat Subuh berjemaah sekaligus penutupan pengajian Subuh bersama para habaib dan alim ulama di Balai Kota DKI Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI akan mulai kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dari tingkat bawah. Selama ini, kata Pramono, kompetisi mengaji tersebut kerap digelar di tingkat provinsi.

"Kita mulai kembali dari bawah dari akarnya untuk memberikan kesempatan itu," tandasnya.


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya