Berita

Salah satu bukti kedekatan CEO DP World Sultan Ahmed bin Sulayem, dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DNA India News)

Dunia

DP World Dubai Ganti CEO Setelah Terungkap Kedekatan dengan Epstein

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Operator pelabuhan terbesar di Dubai, DP World, resmi mengganti pimpinan tertingginya setelah terungkap hubungan masa lalu mantan CEO mereka, Sultan Ahmed bin Sulayem, dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Dalam pernyataan resminya Jumat, 13 Februari 2026, DP World menunjuk Essa Kazim sebagai ketua dewan direksi baru dan Yuvraj Narayan sebagai CEO grup, menggantikan Sulayem yang mengundurkan diri “berlaku segera”.

Dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu 14 Februari 2026, Pengunduran diri ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Nasdaq Dubai, tempat obligasi DP World tercatat. Langkah tersebut menyusul rilis dokumen Departemen Kehakiman AS yang mengungkap Epstein pernah menyebut Sulayem sebagai “teman pribadi dekat” dan “salah satu orang kepercayaannya”. Meski demikian, Sulayem tidak pernah didakwa melakukan pelanggaran pidana.


DP World menyatakan pergantian pimpinan ini dilakukan demi menjaga arah bisnis perusahaan. Dalam keterangan resminya, perusahaan menegaskan bahwa penunjukan baru tersebut bertujuan mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat peran Dubai sebagai pusat perdagangan dan logistik global.

Kazim sebelumnya menjabat sebagai gubernur Dubai International Financial Centre (DIFC), sementara Narayan telah menjadi wakil CEO sekaligus CFO DP World sejak 2005.

Tekanan terhadap Sulayem meningkat setelah sejumlah mitra internasional menghentikan sementara kerja sama baru dengan DP World.

Dana pensiun terbesar kedua di Kanada, La Caisse - yang telah menanamkan lebih dari 5 miliar Dolar AS bersama DP World dalam satu dekade terakhir - menyatakan akan menunda tambahan investasi.

“Penting untuk membedakan perusahaan, DP World, dari individu, Sultan Ahmed bin Sulayem, yang menjadi fokus situasi saat ini," kata La Caisse.

Mereka menambahkan telah meminta perusahaan “memberi kejelasan atas situasi ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.”

Sikap serupa juga diambil oleh British International Investment, yang berinvestasi bersama DP World di empat pelabuhan Afrika. Lembaga tersebut menyatakan tidak akan melakukan investasi baru sampai DP World mengambil tindakan yang dianggap memadai.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya