Berita

USS Gerald R. Ford (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube U.S. Navy)

Dunia

AS Siapkan Operasi Militer Jangka Panjang Terhadap Iran

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Amerika Serikat (AS) tengah bersiap menghadapi kemungkinan operasi militer berkepanjangan terhadap Iran, yang bisa berlangsung hingga beberapa pekan, jika Presiden Donald Trump memerintahkan serangan. 

Sebuah citra satelit memperlihatkan kapal induk USS Gerald R. Ford berada di kawasan Karibia. Pentagon juga dilaporkan akan mengirim tambahan kapal induk ke Timur Tengah, lengkap dengan pesawat tempur, kapal perusak rudal, serta ribuan personel militer.

Langkah ini diambil setelah diplomat AS dan Iran bertemu di Oman pekan lalu untuk mencoba menghidupkan kembali perundingan terkait program nuklir Teheran.


Dalam kunjungannya ke pangkalan militer di North Carolina, Trump mengakui negosiasi dengan Iran tidak mudah.

“Sulit untuk mencapai kesepakatan,” kata Trump, dikutip dari Reuters, Sabtu 14 Februari 2026.

“Terkadang Anda harus memiliki rasa takut. Hanya itulah yang benar-benar akan menyelesaikan situasi ini," ujarnya.

Menanggapi kesiapan operasi militer tersebut, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan:
“Presiden Trump memiliki semua opsi yang tersedia terkait Iran.”

Ia menambahkan bahwa presiden mendengarkan berbagai pandangan sebelum mengambil keputusan akhir demi kepentingan keamanan nasional. Sementara itu, Pentagon menolak berkomentar.

Berbeda dengan serangan terbatas sebelumnya, kali ini perencanaan militer disebut jauh lebih kompleks. Jika kampanye berkelanjutan benar-benar dilakukan, AS tidak hanya menargetkan fasilitas nuklir, tetapi juga instalasi negara dan keamanan Iran.

Iran sendiri memiliki persenjataan rudal yang kuat. Garda Revolusi Iran telah memperingatkan akan menyerang pangkalan AS jika wilayah mereka diserang. Aemerika memiliki basis militer di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Yordania, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Turki.

Dalam serangan sebelumnya, Iran sempat melakukan balasan terbatas ke pangkalan AS di Qatar.
Trump juga kembali mengancam akan mengebom Iran jika tidak ada kemajuan dalam isu nuklir dan rudal balistik. Ia bahkan memperingatkan bahwa alternatif selain solusi diplomatik akan “
sangat traumatis.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini bertemu Trump di Washington. Netanyahu menegaskan bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus memuat poin-poin yang “vital bagi Israel”.

Iran menyatakan siap membahas pembatasan program nuklir sebagai imbalan pencabutan sanksi, namun menolak mengaitkannya dengan isu rudal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya