Berita

The Art of Sarah. (Netflix)

Hiburan

Kisah ‘Anna Delvey’ Korea: Fakta Menarik Serial The Art of Sarah, Tayang di Netflix

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 10:26 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Jika Anda merindukan kisah penipuan kelas kakap berbalut kemewahan seperti Inventing Anna atau ketegangan manipulatif ala Imposters, Netflix baru saja merilis jawabannya dalam format drama Korea.

Bertajuk "The Art of Sarah", serial ini mengajak penonton menyelami dunia di mana kebohongan bukan sekadar alat bertahan hidup, melainkan sebuah karya seni yang mematikan.

Dibintangi oleh aktris papan atas Shin Hye-sun, drama ini langsung menyita perhatian dengan premisnya yang gelap: Seorang wanita membangun istana kemewahan dari tumpukan dusta, sementara seorang detektif perlahan menguliti setiap lapis kebohongannya.


Berikut adalah ulasan mendalam mengapa serial ini layak masuk dalam daftar tontonan Anda akhir pekan ini.

Misteri Mayat dan Tas Branded Langka

Kisah dibuka dengan nuansa mencekam namun elegan. Di tengah pesta peluncuran jenama fesye ternama, narasi suara Sarah (Shin Hye-sun) menggema dingin: "Kebenaran, seperti cahaya, membutakan kita. Kepalsuan, di sisi lain, seperti matahari terbenam yang indah yang mempercantik segalanya.".

Konflik pecah ketika sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di bawah jeruji saluran pembuangan. Wajahnya rusak parah, namun satu petunjuk tertinggal: sebuah tas desainer langka yang tergeletak bersamanya.

Detektif Park Mu-gyeong (diperankan oleh Lee Jun-hyuk) melacak pemilik tas tersebut melalui nomor serinya, yang mengarah pada Jung Yeo-jin (Park Bo-kyung), CEO dari merek kosmetik Nox.

Di kamar mayat, tangis Yeo-jin pecah saat mengidentifikasi mayat tersebut sebagai Sarah Kim melalui tato di kakinya.

Namun, bagi Detektif Park, ada sesuatu yang janggal. Naluri polisinya mengatakan bahwa air mata dan cerita Yeo-jin hanyalah puncak dari gunung es yang jauh lebih besar.

Seni Memalsukan Identitas

Daya tarik utama drama ini terletak pada kilas balik kehidupan Sarah Kim. Yeo-jin menceritakan pertemuannya dengan Sarah yang bak dongeng: Sarah muncul membawa koper berisi uang tunai ke butik tas mewah, mengaku sebagai direktur Asia untuk desainer couture Eropa bernama "Boudoir".

Gaya hidup Sarah yang glamor sukses memikat Yeo-jin yang ambisius, bahkan meyakinkannya untuk berinvestasi dalam kemitraan bisnis Boudoir-Nox.

Namun, penyelidikan Detektif Park mengungkap fakta mengejutkan: "Sarah Kim" adalah identitas fiktif. Tidak ada yang pernah mendengar tentang merek "Boudoir" di luar lingkaran Sarah, dan sumber kekayaannya—miliaran won tunai—sama sekali tidak masuk akal.

Siapa sebenarnya wanita ini? Apakah mayat di selokan itu benar-benar Sarah, atau ini bagian dari trik pamungkasnya?

Stream It or Skip It?

The Art of Sarah menawarkan lebih dari sekadar misteri pembunuhan biasa. Ini adalah studi karakter tentang obsesi manusia terhadap status sosial.

Shin Hye-sun tampil dinamis dan sangat meyakinkan sebagai penipu ulung yang bahkan bisa membuat penonton percaya bahwa dia memang hidup dalam kemewahan itu.

Selain itu, drama ini juga menyoroti karakter Jung Yeo-jin, yang ambisinya untuk menjadi bagian dari elit Korea justru membuatnya menjadi mangsa empuk bagi manipulasi Sarah.

Meskipun alur ceritanya memiliki beberapa lubang—seperti dari mana asal uang tunai Sarah di awal cerita—intrik kucing-kucingan antara si penipu jenius dan detektif yang persisten membuat serial ini sangat layak ditonton.

Bagi Anda penggemar misteri berlapis, The Art of Sarah di Netflix adalah tontonan wajib minggu ini. Siapkan diri Anda untuk bertanya: seberapa jauh seseorang rela berbohong demi sebuah pengakuan?

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya