Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Meledak Lagi

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia melonjak di akhir pekan. Penguatan ini dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat untuk Januari, yang lebih rendah dari perkiraan, yakni hanya sebesar 0,2 persen. 

Kabar ini memberikan kelegaan bagi pasar dan menghidupkan kembali harapan bahwa bank sentral AS (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga pada pertengahan tahun ini.

Kondisi suku bunga rendah umumnya menjadi angin segar bagi emas, karena aset ini menjadi lebih menarik di mata investor dibandingkan simpanan bank. Meskipun data tenaga kerja AS sempat menunjukkan angka yang kuat dan memicu kekhawatiran sebelumnya, tren inflasi yang melandai terbukti lebih dominan dalam mendorong harga emas dan perak untuk kembali bangkit.


Di sisi lain, permintaan emas fisik di China tetap tinggi menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Melihat tren positif ini, analis bahkan mulai menaikkan proyeksi harga emas untuk kuartal mendatang karena fungsinya yang dinilai stabil sebagai aset perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dikutip dari Reuters, emas spot naik 2,1 persen menjadi 5.022,06 Dolar AS per ons, pada perdagangan Jumat,13 Februari 2026 atau Sabtu dini hari WIB. Emas spot naik 1,2 persen sepanjang pekan ini. 

Sehari sebelunya, emas turun sekitar 3 persen, mencapai level terendah hampir satu minggu.

Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik sekitar 2 persen menjadi 5.046,30 Dolar AS per ons.

Perak spot naik 3,4 persen menjadi 77,70 Dolar AS per ons, setelah sempat turun 11 persen pada sesi sebelumnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya