Berita

Presiden AS Donald Trump saat bertolak dari Gedung Putih menuju Fort Bragg, Carolina Utara, Jumat 13 Februari 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube New York Post)

Global

Trump Berencana Kunjungi Venezuela

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana mengunjungi Venezuela, yang akan menjadikannya presiden AS yang masih menjabat pertama yang datang ke negara tersebut sejak Bill Clinton pada 1997.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan, Jumat 13 Februari 2026, saat ia bertolak dari Gedung Putih menuju Fort Bragg, Carolina Utara. Namun, Trump belum memastikan tanggal kunjungannya.

“Saya akan berkunjung ke Venezuela. Kami belum memutuskan waktunya,” ujar Trump, dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu 14 Februari 2026.


Kunjungan ini terjadi di tengah dinamika politik besar, menyusul penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada 3 Januari lalu.

Pada hari yang sama, Departemen Keuangan AS mengumumkan pelonggaran sanksi terhadap sektor energi Venezuela. Dua lisensi umum dikeluarkan, memungkinkan perusahaan seperti Chevron, BP, Eni, Shell, dan Repsol memperluas operasi minyak dan gas mereka bersama perusahaan negara PDVSA. 

Lisensi lain membuka peluang kontrak investasi baru, meski tetap memerlukan persetujuan khusus dari Kantor Pengawasan Aset Asing AS. Kelonggaran ini tidak berlaku bagi Rusia, Iran, Tiongkok, maupun entitas yang terkait negara-negara tersebut.

Amerika sendiri telah mulai melunakkan sanksi energi terhadap Venezuela. Awal pekan ini, Menteri Energi AS Chris Wright menjadi pejabat kabinet pertama yang datang ke Venezuela dan bertemu dengan pemerintahan sementara yang dipimpin Delcy Rodriguez, mantan wakil Maduro.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya