Berita

Ilustrasi (Foto: Dokumen Kemenhaj)

Nusantara

Asrama Haji Bertransformasi: Kini Bisa Jadi Pusat Layanan Terpadu

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sedang melakukan langkah besar untuk mengubah fungsi asrama haji. 

Tidak hanya menjadi tempat menginap, asrama haji kini dikembangkan menjadi pusat ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui konsep One Stop Services.

Program ini merupakan buah kolaborasi antara Kemenhaj, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Garuda Indonesia. Fokusnya sederhana yaitu memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah umrah sebelum mereka terbang ke Tanah Suci.


Bagi jemaah atau biro perjalanan (PPIU) yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia, kini ada pilihan untuk memulai proses keberangkatan langsung dari asrama haji. Beberapa kemudahan yang ditawarkan antara lain:

1. Bimbingan Manasik: Pemantapan ibadah sebelum keberangkatan. Jemaah bisa mengikuti bimbingan manasik terakhir sebelum berangkat.

2. Layanan City Check-in: Pengurusan bagasi dan cetak boarding pass dilakukan langsung di lokasi.

3. Proses Imigrasi di Tempat: Pemeriksaan paspor selesai di asrama haji, sehingga lebih efisien.

4. Akses Langsung ke Pesawat: Jemaah akan diantar dengan bus khusus langsung menuju apron (pintu pesawat), tanpa perlu mengantre di terminal keberangkatan umum bandara.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menjelaskan bahwa layanan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan dan waktu tunggu jemaah di bandara. Namun, ia menekankan bahwa layanan ini bersifat pilihan.

"Pemerintah menyediakan fasilitas ini murni untuk memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah. Perlu kami sampaikan bahwa One Stop Services ini adalah sebuah pilihan atau opsi, bukan hal yang wajib bagi jemaah umrah," ujar Maria Assegaf dalam pernyataan tertulisnya dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 14 Februari 2026. 

Saat ini, konsep tersebut sedang dimatangkan. Sebagai tahap awal, pemerintah akan menunjuk satu asrama haji sebagai lokasi percontohan (pilot project) sebelum nantinya diterapkan secara nasional.

Meskipun saat ini baru bekerja sama dengan Garuda Indonesia, pemerintah membuka kesempatan bagi maskapai lain untuk bergabung di masa mendatang agar layanan ini bisa dinikmati lebih banyak jemaah.

"Asrama haji memiliki potensi luar biasa untuk dimanfaatkan bagi banyak hal yang produktif. Kami memulai dengan ekosistem umrah ini agar perjalanan ibadah masyarakat menjadi lebih khusyuk dan efisien," tutup Maria."

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya