Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama anggota Kadin Kota Surabaya. (Foto: Biro Pers LaNyalla)
Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama anggota Kadin Kota Surabaya. (Foto: Biro Pers LaNyalla)
“Triliunan rupiah yang tadinya hanya berputar di SCBD Jakarta, kini harus mengalir ke pasar-pasar di daerah, termasuk di Surabaya. Ini peluang dan tugas bagi Kadin untuk memastikan uang negara tersebut tidak ‘numpang lewat’, tetapi menetap dan membesarkan pengusaha lokal,” tegas LaNyalla dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia memaparkan tiga poin penting agar MBG benar-benar menjadi instrumen redistribusi ekonomi terbesar. Pertama, memutus Jakarta-sentris demi mewujudkan keadilan sosial. Kedua, memperkuat ketahanan pangan lokal sebagai wujud Persatuan Indonesia. Ketiga, mengedepankan gotong royong dengan melibatkan Kadin secara aktif dalam rantai pasok dan tata kelola program.
Populer
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36
Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34
Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58
Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40
Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36
Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41
UPDATE
Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57
Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36
Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01
Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54
Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28
Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07