Berita

Barang bukti koper berisi uang miliaran rupiah diamankan tim penyidik KPK dari pihak terkait kasus bea cukai saat penggeledahan di Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. Humas KPK)

Hukum

KPK Angkut 5 Koper Berisi Rp5 Miliar dari Rumah Pihak Tersandung Suap Bea Cukai

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak lima koper berisi uang tunai Rp5 miliar lebih diangkut KPK saat menggeledah rumah pihak terkait dalam kasus suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Lokasi penggeledahan tersebut berada di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan pada Jumat, 13 Februari 2026.

"Dalam penggeledahan tersebut, tim mengamankan barang bukti 5 koper berisi uang tunai senilai Rp5 miliar lebih," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.


Barang bukti uang tunai tersebut terbagi dalam pecahan Rupiah, Dolar AS, Dolar Singapura, Dolar Hongkong, dan Ringgit Malaysia.

"Selain itu penyidik juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen dan barang elektronik lainnya. Penyidik akan mendalami setiap barang bukti yang diamankan dalam giat penggeledahan ini," pungkas Budi.

Namun demikian, Budi masih enggan menyebutkan identitas rumah siapa yang digeledah dan ditemukan uang miliaran rupiah dimaksud.

Dalam perkembangan perkara ini, tim penyidik sebelumnya telah menggeledah beberapa tempat pada Jumat, 6 Februari 2026, antara lain Kantor Pusat DJBC, rumah tersangka Rizal, Sisprian, dan John Field, serta kantor Blueray.

Dari penggeledahan itu, KPK mengamankan dokumen terkait kepabeanan dan impor, dokumen keuangan, barang elektronik, serta uang tunai yang masih dilakukan penghitungan oleh KPK.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya