Berita

Ilustrasi

Bisnis

Kinerja Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh di Awal Tahun

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 19:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kinerja operasional IPC Terminal Petikemas menunjukkan tren positif di awal 2026. Hingga akhir Januari, arus petikemas tercatat mencapai 299.891 TEUs, tumbuh 6,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 280.743 TEUs.

PT IPC Terminal Petikemas atau IPC TPK merupakan operator terminal yang memberikan pelayanan petikemas dengan sistem jaringan yang terintegrasi antar pelabuhan dan dikelola secara professional. IPC TPK adalah salah satu anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas. 

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyebut pertumbuhan ini menjadi sinyal positif bagi aktivitas logistik dan perdagangan nasional di awal tahun, dengan peningkatan arus barang yang terjadi baik pada segmen internasional maupun domestik.


"Capaian ini juga selaras dengan arah transformasi Pelindo dalam menciptakan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, andal, dan berdaya saing global," ujarnya.

Peningkatan kinerja IPC TPK dipengaruhi oleh pertumbuhan yang signifikan di beberapa area operasi. Area Panjang meraih peningkatan kinerja tertinggi yakni 16 persen dibanding tahun sebelumnya. Disusul oleh Area Tanjung Priok 1 meningkat 10,2 persen dan Area Tanjung Priok 2 meningkat 8 persen. 

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia mencapai US$282,91 miliar selama tahun 2025. Bila dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya, ekspor tumbuh 6,15 persen. 

Ekspor nonmigas yang menyokong pertumbuhan ekspor-impor Indonesia di tahun 2025 terbagi dalam tiga kelompok. Pertama yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi senilai US$6,88 miliar selama Januari-Desember 2025 atau tumbuh 21,01 persen dari posisi yang sama pada 2024. 

Kedua, sektor pertambangan dan lainnya sebesar US$35,86 miliar selama tahun 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 23 persen. Ketiga, industri pengolahan sebesar US$227,1 miliar selama tahun 2025 atau tumbuh sebesar 14,47 persen.

"IPC TPK terus berupaya menjaga momentum tersebut di awal 2026. Kami fokus memastikan layanan terminal siap memfasilitasi kenaikan volume perdagangan, memperkuat kolaborasi dengan stakeholder, serta mendukung integrasi layanan kepelabuhanan nasional demi menjaga efisiensi rantai pasok," tandas Pramestie.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya