Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: RMOL/Tim Eddy Soeparno)

Politik

Eddy Soeparno:

Tenaga Nuklir jadi Pilihan Energi Bersih untuk Indonesia

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno ambil bagian menjadi pembicara kunci dalam Kick-off Forum Nuclear Energy Awareness for Indonesia’s Low-carbon Future yang diselenggarakan oleh PLN bersama dengan Tony Blair Institute dan Ecanid di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

Eddy menyampaikan bahwa selama lebih dari dua dekade berkecimpung di sektor energi, ia konsisten berpandangan bahwa pengembangan energi Indonesia harus bertumpu pada konsep ketahanan energi atau energy resilience. 

“Seluruh kebijakan dan implementasi program energi nasional harus diarahkan pada kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan energinya, baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri,” kata Eddy dalam keterangan tertulis, Kamis 12 Februari 2026.


Eddy menyoroti bahwa Indonesia berada dalam paradoks di mana sebagai negara kaya sumber daya namun masih menghadapi tantangan ketergantungan dan kerentanan pasokan. 

Karena itu, Wakil Ketua Umum PAN ini mengingatkan program transisi energi Indonesia perlu memberi ruang penyesuaian terhadap kebutuhan dan bauran energi, dengan mempertimbangkan aspek ketersediaan, keterjangkauan, kemampuan, keberlanjutan, dan kehandalan.

"Bagi Indonesia pengembangan energi nuklir adalah salah satu pilihan sumber energi yang bersih dan handal untuk mewujudkan ketahanan energi nasional," tuturnya.

Adapun dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 Indonesia mencanangkan pengoperasian PLTN tahun 2032 dan 2034 dengan total kapasitas 500 MW (megawatt) yang diproyeksikan meningkat menjadi 7 GW (gigawatt) tahun 2040.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya