Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: Dok. Kemenkop)

Politik

Kopdes Merah Putih Ditargetkan jadi Pusat Ekonomi Desa

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 17:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih terus dikembangkan menjadi pusat layanan ekonomi desa terintegrasi sekaligus hub distribusi nasional untuk memperkuat produk lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Koperasi desa menjadi pusat layanan ekonomi yang lengkap dan dekat dengan masyarakat," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 Februari 2026.

Kopdes Merah Putih dirancang sebagai pusat layanan ekonomi yang lengkap, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, pembiayaan, pergudangan, hingga pengelolaan potensi lokal.


Untuk mewujudkannya, Kemenkop menggandeng organisasi hingga kelompok masyarakat daerah, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Kolaborasi lintas sektor penting agar Kopdes Merah Putih lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memanfaatkan teknologi digital.

"Bersama Hipmi, kita akan kurasi produk dan merek lokal lainnya agar bisa secepatnya mengisi barang-barang di Kopdes Merah Putih," ujar Ferry.

Menkop menegaskan, pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator pengembangan koperasi modern. Kopdes Merah Putih dirancang memotong rantai pasok yang panjang agar nilai tambah ekonomi kembali kepada produsen dan masyarakat desa secara berkelanjutan.

"Dengan menghadirkan Koperasi Hub dan Kopdes Merah Putih sebagai simpul penghubung, distribusi menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan kesejahteraan pelaku usaha rakyat meningkat," pungkas Ferry.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya