Berita

Wamenkeu Suahasil Nazara saat mengunjungi rumah layak huni di Sangkrah, Surakarta pada Kamis, 12 Febuari 2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Wamenkeu Suahasil Tinjau Rumah Layak Huni Rp5 Miliar di Bekas Kawasan Kumuh Semanggi

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 14:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meninjau pembangunan rumah layak huni di bekas kawasan kumuh Semanggi, Sangkrah, Surakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Hunian tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF bersama sejumlah special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan serta Pemerintah Kota Surakarta.

Total nilai pembangunan mencapai Rp4,48 miliar untuk 56 unit rumah yang diperuntukkan bagi 56 kepala keluarga dari kelompok desil dua ke bawah. Setiap unit rumah terdiri atas dua lantai, berdiri di atas lahan seluas 20 meter persegi dengan luas bangunan 40 meter persegi.


Suahasil menjelaskan, rumah-rumah tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkot Surakarta sebagai bagian dari penataan kawasan kumuh terakhir di wilayah Semanggi.

"Ini adalah berbentuk pembangunan atau penataan kawasan yang dilakukan bersama. Jadi Pemkot Surakarta melihat bahwa bantaran sungai perlu ditata dengan baik karena masyarakat ada yang tinggal di situ dan masyarakat yang tinggal di pinggir sungai itu juga memiliki hak tinggal di kawasan yang baik dan tertata," ujar Suahasil.

Menurutnya, Kementerian Keuangan melihat program ini sebagai peluang untuk berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN yang berada di bawah koordinasi Kemenkeu.

Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan pihaknya bertindak sebagai koordinator dalam program peningkatan kualitas hunian di kawasan kumuh Sangkrah.

"Program ini menghasilkan pembangunan dan renovasi 56 unit rumah layak huni dimana 56 kepala keluarga dengan total nilai kurang lebih hampir Rp5 miliar dimana SMF berkontribusi kurang lebih untuk 37 unit rumah, sehingga total rumah yang telah dibangun SMF dalam program CSR dalam pengembangan rumah kumuh adalah sebanyak 84 unit rumah," ujar Ananta.

Suahasil menambahkan, sejumlah proyek pembangunan hunian lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan diharapkan segera rampung.

"Saya juga diberi update oleh staff bahwa masih ada beberapa pembangunan lagi, masih ada yang belum selesai artinya saya minta untuk seluruh badan usaha yang masih melanjutkan untuk melanjutkan menyelesaikan dan nanti tentu pemerintah kota akan mendistribusikan kepada yang berhak," tegasnya.

Sebagai informasi, dalam program tersebut PT SMF menggandeng sejumlah SMV lainnya, antara lain PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT Geo Dipa Energi (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT Indonesia Infrastructure Finance, dan PT Karabha Digdaya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya