Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam acara Coffee Morning di LKPP, Jakarta, Kamis 12 Februari 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Menko AHY Ingatkan Infrastruktur Harus Terintegrasi dan Berkualitas

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya perencanaan infrastruktur yang matang, terintegrasi, dan mengutamakan kualitas dalam pembangunan nasional.

Hal itu disampaikan AHY saat menghadiri acara Coffee Morning bersama keluarga besar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kamis 12 Februari 2026.

Dalam sambutannya, AHY mengapresiasi peran LKPP dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan efisien.


“Infrastruktur adalah tulang punggung pembangunan nasional. Karena itu, perencanaannya harus terintegrasi, dianggarkan dengan tepat sasaran, dan memenuhi standar keselamatan,” ujar AHY.

Ia menekankan bahwa pendekatan biaya paling murah tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Selain efisiensi, menurutnya, kualitas dan aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

AHY juga menyoroti pentingnya presisi dan ketelitian dalam proses pengadaan. Menurutnya, perbedaan kecil dalam perhitungan dapat berdampak besar terhadap anggaran dan produktivitas secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menyampaikan empat agenda utama. Pertama adalah memahami tren global yang penuh ketidakpastian.

"Kedua, arah pembangunan infrastruktur nasional: apa visi, misi, serta direktif atau program prioritas dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," terang AHY. 

Ketiga, peran pengadaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Keempat, penguatan kolaborasi antara Kemenko Infrastruktur dan LKPP.

Ia mengingatkan bahwa dinamika geopolitik, tantangan keamanan, serta disrupsi teknologi global harus direspons dengan adaptif agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain.

“Kita ingin Indonesia Emas 2045. Tapi negara lain juga punya ambisi yang sama. Artinya, kita tidak hidup dalam vakum dan harus terus melakukan lompatan kemajuan,” katanya.

AHY berharap sinergi antara pemerintah dan LKPP dapat semakin diperkuat guna memastikan pembangunan infrastruktur berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya