Berita

Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Israel Masuk Board of Peace, Kemlu Pastikan RI Tak Lakukan Normalisasi

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam organisasi Board of Peace (BoP) tidak memiliki kaitan dengan upaya normalisasi hubungan politik dengan Israel. 

Penegasan tersebut disampaikan menyusul keputusan Israel bergabung dalam dewan internasional yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum tersebut semata-mata berangkat dari mandat kemanusiaan dan stabilisasi situasi konflik di Gaza. 


“Kehadiran Indonesia di Board of Peace tidak dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak manapun, atau sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara manapun,” ujar Yvonne dalam pernyataan video, Kamis, 12 Februari 2026. 

Ia menekankan bahwa masuknya negara mana pun, termasuk Israel ke dalam BoP tidak akan mengubah posisi prinsip Indonesia yang sejak awal konsisten mendukung perjuangan Palestina. 

“Di BoP maupun di semua forum yang ada, Indonesia sejak awal menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil, mengecam pelanggaran hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional yang terjadi di Gaza, akses bantuan kemanusiaan, serta realisasi solusi dua negara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indonesia memandang keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian penting dalam proses menuju perdamaian berkelanjutan. 

Yvonne menegaskan bahwa Indonesia akan memanfaatkan keanggotaan di BoP untuk memastikan kepentingan rakyat Palestina tetap menjadi prioritas utama. 

“Indonesia oleh karenanya akan memanfaatkan keanggotaan di BoP untuk juga aktif mendorong keterlibatan Otoritas Palestina dan memastikan seluruh proses tetap berorientasi pada kepentingan Palestina dan menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina, serta mendorong terwujudnya solusi dua negara,” paparnya.

Israel resmi bergabung dengan BoP setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menandatangani piagam keanggotaan saat kunjungan ke Washington pada Rabu, 11 Februari 2026. 

Netanyahu bahkan mengumumkan secara terbuka keanggotaan tersebut melalui media sosial X. 

“Saya menandatangani aksesi Israel sebagai anggota Board of Peace," tulisnya.

Board of Peace dibentuk berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang memberi mandat pembentukan pasukan stabilisasi internasional di Gaza. 

Dewan ini dirancang mengawasi pemerintahan sementara di wilayah tersebut sekaligus mendukung fase lanjutan gencatan senjata yang masih rapuh sejak Oktober lalu. 

Meski demikian, pembentukan BoP memicu polemik global. Sejumlah pengamat hak asasi manusia menilai mekanisme tersebut berpotensi melemahkan peran PBB serta menuai kritik karena tidak melibatkan perwakilan Palestina.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya