Berita

Gedung Bursa Saham Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Strategi BEI dan MSCI Tingkatkan Standar Transparansi Bursa

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar modal Indonesia kini tengah bersiap memasuki babak baru dalam peningkatan standar transparansi internasional. 

Menyusul pertemuan strategis antara Bursa Efek Indonesia (BEI), KSEI, dan MSCI pada Rabu 11 Februari 2026 kemarin, arah kebijakan bursa semakin jelas tertuju pada penguatan integritas pasar. 

Meskipun detail pembicaraan masih dijaga kerahasiaannya, Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memberikan sinyal positif mengenai kemajuan tiga rencana aksi yang akan menjadi fondasi baru bagi para investor.


"Pertemuan berlangsung secara konstruktif, seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya. Kami membahas detail dari tiga rencana aksi yang sudah disampaikan," ujar Jeffrey dalam konferensi pers, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 12 Februari 2026

Fokus perhatian kini tertuju pada tenggat waktu Maret 2026, di mana otoritas berkomitmen untuk menuntaskan kenaikan batas minimal free float menjadi 15 persen. 

Langkah ini, bersamaan dengan rencana pengelompokan 28 kategori investor yang lebih spesifik dan keterbukaan pemilik saham di atas 1 persen, diyakini akan mengubah peta informasi di lantai bursa. 

Selain itu, adopsi shareholders concentration list yang berkaca pada bursa Hong Kong diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi investor dari risiko konsentrasi kepemilikan yang tersembunyi.

Implementasi kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan langkah krusial agar pasar modal Indonesia semakin diperhitungkan dalam indeks global.

Dukungan penuh dari jajaran petinggi OJK dan SRO dalam rangkaian pertemuan virtual ini menegaskan bahwa percepatan reformasi pasar modal kini menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda lagi demi menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan kredibel.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya