Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Fokus ke Logam Tanah Jarang: Danantara Pilih Perminas Ketimbang PT Timah

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Danantara Indonesia secara resmi menyerahkan mandat pengembangan proyek Logam Tanah Jarang (LTJ) kepada PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Langkah ini cukup menarik perhatian karena proyek strategis tersebut tidak diberikan kepada pemain lama seperti PT Timah Tbk (TINS).

Keputusan ini memicu berbagai spekulasi. Pasalnya, Perminas merupakan entitas BUMN baru yang lini bisnisnya bersinggungan langsung dengan anggota holding MIND ID, termasuk PT Timah.

PT Timah sebelumnya telah mematangkan persiapan untuk sektor ini. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI Mei tahun lalu, Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, menyatakan bahwa pihaknya telah ditugaskan oleh MIND ID untuk mengakselerasi pengembangan elemen tanah jarang (RRE) beserta produk turunannya.


PT Timah bahkan telah menyusun peta jalan komprehensif, mulai dari riset teknologi hingga rencana revitalisasi Tanjung Ular di Bangka Barat sebagai lokasi pilot project hilirisasi LTJ. Namun, arah kebijakan kini berubah total seiring keputusan Danantara.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengklarifikasi bahwa hingga saat ini belum ada BUMN yang secara khusus mengelola LTJ, termasuk PT Timah yang selama ini fokus pada komoditas utamanya.

"Karena memang PT Timah fokus kepada timahnya. Tetapi, ada output yang tidak terkelola. Jadi, kami membuat satu perusahaan (Perminas) yang khusus. Nah, di LTJ ini masih tahap pengembangan," ucap Dony di Jakarta dikutip Kamis 12 Februari 2026.

Dony menjelaskan bahwa karakteristik industri LTJ sangat berbeda dengan komoditas yang sudah mapan (mature*) seperti emas atau batu bara. Karena masih dalam tahap awal, diperlukan fokus khusus pada aspek utilisasi dan riset.

Agar tidak mengganggu kinerja operasional BUMN tambang yang sudah ada, Danantara memilih untuk memisahkan Perminas dari struktur MIND ID.

"Jadi, kami tidak mau mengganggu perusahaan yang sudah eksisting. Makanya, kami pisah. Perminas sendiri. Tidak termasuk di bawah MIND ID. Tetapi, Perminas langsung di bawah Danantara Asset Management (DAM)," terang Dony.

Ia juga menekankan bahwa karena model bisnisnya masih didefinisikan dan memerlukan studi mendalam, LTJ belum bisa dipacu secara komersial dalam waktu dekat.

"LTJ ini sekali lagi, industri yang masih dalam tahap pengembangan dan memerlukan riset, studi, dan sebagainya sehingga secara komersial belum dapat dimaksimalkan," tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya