Berita

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari PDIP, Nyumarno usai diperiksa KPK. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Presisi

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jadi Tersangka Pengeroyokan

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 04:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi melakukan pemeriksaan intensif terhadap tiga orang tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan. 

Tersangka yang diperiksa adalah Nyumarno (NY) selaku anggota DPRD Kabupaten Bekasi, lalu BA, dan EB.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap NY masih berlangsung dan dilakukan secara maraton oleh penyidik.


"Pemeriksaan saudara NY saat ini sedang berjalan. Status yang bersangkutan sudah sebagai tersangka. Kita menunggu hasil pemeriksaan, nanti hasilnya akan kami sampaikan," kata Jertico kepada wartawan, Rabu malam, 11 Februari 2026.

Menurut Jerico, pasal yang disangkakan berkaitan dengan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban.

"Yang disangkakan adalah masalah penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban," katanya.

Jerico menjelaskan, pemeriksaan para tersangka diketahui sekitar pukul 15.00 WIB di Ruang Resmob Polres Metro Bekasi. 

"Kalau memang semua sudah selesai, pasti kita lakukan (penahanan), apalagi jika tidak kooperatif," tegas Jerico dikutip dari RMOLJabar

Diketahui, Nyumarno yang berasal dari PDIP juga terseret kasus dugaan korupsi Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Nyumarno sudah menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi selama enam jam pada Senin 12 Januari 2026.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya