Berita

Fotokopi legalisir ijazah Joko Widodo. (Foto: Media sosial Bonatua Silalahi)

Politik

Jokowi Jujur Saja Biar Cepat Kelar Urusan Ijazah

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 01:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi sebaiknya berterus terang soal kejanggalan ijazah Fakultas Universitas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Harapan tersebut disampaikan peneliti media dan politik Buni Yani melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Kamis 12 Februari 2026.

"Jokowi kembali diperiksa Polresta Solo hari ini. Kau panen yang kau tanam. Sudahlah jujur saja biar cepat kelar urusan ijazah ini," tulis Buni Yani.


Unggahan Buni Yani direspons banyak warganet. Mayoritas mengatakan mustahil akan berkata jujur.

"Terlanjur bohong sekalian saja sampe mati," kata Witono Witono.

"Di dunia msh bisa menutupi kebohongan dgn kebohongan yang baru.. Pada akhirnya kebohongan itu akan di pertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat..," sambung Yuyun Wahyudi.

Jokowi kembali menjalani pemeriksaan terkait kasus tudingan ijazah Palsu di Polresta Solo, Jawa Tengah, Rabu 11 Februari 2026.

Usai menjalani pemeriksaan sekitar 2,5 jam, Jokowi yang mengenakan kemeja batik cokelat dan peci ini, tidak berbicara banyak.

Ia hanya menyebut bahwa kedatangannya ke Polresta Solo guna menjalani pemeriksaan tambahan terkait perkara tersebut. 

"Iya ada pemeriksaan tambahan," kata Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya