Berita

Jokowi memasuki Mapolresta Solo pada Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: Instagram Koransolopos)

Hukum

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 21:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah menjalani pemeriksaan sekitar 2,5 jam di Markas Polresta Solo pada Rabu, 11 Februari 2026. 

Pemeriksaan itu terkait pelaporannya soal dugaan pencemaran nama baik dirinya tentang tudingan ijazah palsu.

Jokowi tiba di Mapolres Solo sekitar pukul 16.00 Wib yang disambut Kapolres Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo. Ia didampingi beberapa kuasa hukum, salah satunya Yakup Hasibuan.


Usai menjalani pemeriksaan, Jokowi hanya sedikit menjelaskan soal materi pemeriksaan kepada wartawan.

"Ya ada pemeriksaan tambahan tapi untuk keterangan dan penjelasan biar kuasa hukum yang menjelaskan secara rinci," ucap Jokowi.

Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Firmanto Laksana menjelaskan bahwa ada sekitar 12-14 pertanyaan yang diajukan kepada Jokowi.

“Pertanyaan-pertanyaan itu merupakan pendalaman dari berita acara sebelumnya. Jadi intinya pendalaman apa yang dari pihak kejaksaan perlu didalami. Dan bapak (Jokowi) dengan baik sudah melengkapi semuanya dan selesai sekitar jam 18.35,” kata Firmanto dikutip dalam kanal YouTube RAKYAT BERSUARA, Rabu malam, 11 Februari 2026.

Lanjut dia, materi yang ditanyakan penyidik kepada Jokowi antara lain mengenai skripsi, ijazah kemudian detail soal perkuliahan di UGM.

“Bapak sudah menyampaikan saat beliau mengikuti kuliah hingga menyiapkan skripsi, pengesahan skripsinya yang benar kemudian mengikuti sidang sampai dengan bapak mendapatkan ijazah. Kemudian terkait beberapa nama teman-temannya yang memang ikut menjadi saksi juga. Itu merupakan P19 yang disampaikan pihak kejaksaan kepada penyidik,” pungkasnya.        


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya