Berita

Mendikti Saintek Brian Yuliarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Dorong Kampus Percepat Teknologi Pengolahan Sampah Skala Mikro

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pengembangan teknologi pengolahan sampah skala mikro oleh perguruan tinggi. 

Arahan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, Presiden menekankan agar program waste to energy terus dilanjutkan, seraya mendorong percepatan implementasi teknologi pengolahan sampah skala mikro hasil riset perguruan tinggi.


“Jadi Bapak Presiden memberikan arahan selain tentu waste to energy yang tetap terus berjalan, beberapa teknologi pengolahan sampah skala mikro yang memang sudah dikembangkan di beberapa kampus tadi diminta oleh Bapak Presiden untuk dilakukan percepatan,” ujarnya usai menghadiri rapat. 

Brian menjelaskan, sejumlah inovasi pengolahan sampah yang telah dikembangkan perguruan tinggi seperti gasifikasi, plasma-assisted, plasma dingin dan sebagainya, akan segera dipilih dan diuji coba. 

Pemerintah menargetkan uji coba teknologi pengolahan sampah skala mikro dapat dimulai tahun ini dengan kapasitas penanganan sekitar 10 ton sampah per hari di tingkat kelurahan dan desa. 

“Dalam tahun ini kita berharap sudah bisa diuji coba di beberapa kelurahan dan desa,” katanya. 

Selain mempercepat implementasi teknologi, pemerintah juga memastikan aspek lingkungan menjadi perhatian utama. 

Koordinasi akan dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup serta pemerintah daerah untuk menyiapkan standar teknologi dan lokasi uji coba.

“Ini harapannya juga bisa mempercepat penanganan sampah sambil menunggu tentu waste to energy yang sedang dijalankan Danantara berjalan. Itu aja," pungkas Brian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya