Berita

Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di acara resepsi Hari Nasional Republik Islam Iran di Jakarta, Selasa malam (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Dubes Iran Soroti Momentum Baru Kerja Sama Usai RI Pimpin Dewan HAM PBB

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyoroti terbukanya peluang penguatan kerja sama antara Iran dan Indonesia di tingkat global menyusul posisi Indonesia sebagai ketua Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB tahun 2026. 

Hal tersebut disampaikan Boroujerdi dalam acara peringatan Hari Nasional Republik Islam Iran sekaligus Peringatan ke-47 Kemenangan Revolusi Islam Iran di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa malam, 10 Februari 2026.

Boroujerdi menilai kepemimpinan Indonesia di forum HAM dunia memberikan momentum strategis bagi kedua negara untuk untuk memperkuat sinergi dalam memperjuangkan tatanan global yang lebih berimbang dan berkeadilan.


“Sejalan dengan itu, kepresidenan Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2026 semakin memperluas cakupan peluang kerja sama kedua negara di tingkat global dan internasional,” ujar Boroujerdi.

Ia menjelaskan, kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM juga dinilai memberi peluang besar bagi negara-negara independen untuk memperkuat posisi bersama dalam mendorong sistem internasional yang lebih adil. 

Menurut Dubes, Indonesia memiliki peran penting dalam mempromosikan prinsip universalitas HAM tanpa diskriminasi.

“Peran ini memungkinkan Indonesia untuk lebih memajukan posisi prinsipnya yang tidak selektif, tidak memihak, dan universalitas,” lanjutnya.

Indonesia resmi dipercaya memimpin Dewan HAM PBB periode 2026. Kepemimpinan tersebut dijalankan Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro dengan mengusung tema “A Presidency for All”.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya