Berita

Salah satu pelaku UMKM di Jakarta (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Menteri UMKM: Penangkapan Mafia Kargo Langkah Awal Bersih-Bersih Pasar

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penahanan pemilik PT Blueray Cargo (BR), John Field, oleh KPK terkait dugaan suap impor barang tiruan (KW) ilegal bukan sekadar kasus hukum biasa. 

Bagi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, ini adalah sinyal perang terhadap praktik yang selama ini mencekik pengrajin lokal.

Maman menyoroti bahwa perjuangan pemerintah dalam memberikan insentif, akses perbankan, hingga bantuan dari organisasi seperti IWAPI akan menjadi usaha yang sia-sia jika pasar domestik terus dibanjiri barang ilegal dengan harga yang tidak masuk akal.


“Karena market kotor dan becek. Kenapa kotor dan becek? Dipenuhi barang-barang ilegal, barang impor dari China dengan harga yang sangat murah. Akhirnya UMKM kita mati,” tegas Maman di Jakarta, dikutip redaksi Rabu 11 Februari 2026. 

Kondisi ini, menurutnya, bukan hanya soal angka penjualan, tapi juga berdampak domino pada kredit macet hingga keretakan sosial di keluarga pelaku UMKM yang usahanya bangkrut.

Apresiasi tinggi diberikan kepada KPK atas keberanian membongkar peran perusahaan kargo yang diduga menjadi jembatan masuknya barang haram tersebut. Maman berharap penegakan hukum ini dilakukan secara konsisten dan adil.

Misi utama pemerintah saat ini memulihkan kembali marwah dan daya saing produk asli buatan tangan anak bangsa di rumahnya sendiri. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa setiap keringat yang dikeluarkan pelaku UMKM dalam berproduksi tidak terbuang sia-sia; mereka harus mendapatkan kepastian bahwa produknya mampu terserap pasar secara maksimal, tanpa harus bertarung dengan gangguan barang-barang tiruan (KW) ilegal yang merusak harga dan ekosistem perdagangan nasional.

“Perlu diketahui, saya berharap momentum ini bisa dijadikan sebagai momentum keseriusan kita semua untuk berpihak, melindungi, serta mendorong peningkatan daya saing UMKM di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Maman menekankan bahwa masalah utama yang dihadapi UMKM saat ini adalah rembesan barang impor China yang tidak melewati prosedur resmi. Kasus Blueray Cargo menjadi bukti nyata bagaimana oknum logistik bermain di area ini.

“Oleh karena itu, saya selalu bilang problem paling utama adalah maraknya impor ilegal barang-barang dari China. Saya perlu sampaikan hal ini, dan saya berterima kasih karena ternyata terbukti salah satu pemainnya adalah perusahaan-perusahaan kargo,” pungkas Maman.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya