Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Merosot Tajam

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia terkoreksi pada perdagangan Selasa 10 Februari 2026 waktu setempat. Pelemahan terjadi karena aksi ambil untung (profit taking) investor yang menanti data ekonomi penting AS pekan ini. 

Meski turun, harga tetap bertahan di atas level psikologis 5.000 Dolar AS.

Pasar menunggu rilis Nonfarm Payrolls yang akan segera dirilis serta data inflasi CPI untuk memprediksi arah suku bunga The Fed.


Stagnasi belanja konsumen AS memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga (2x sebesar 25 bps tahun ini), yang secara historis menguntungkan emas.

Investor India mencatatkan rekor pembelian emas via ETF pada Januari, melampaui aliran dana ke saham. Selain itu, pelemahan Dolar AS dan ketegangan geopolitik tetap menjadi penopang harga emas dalam jangka panjang.

Emas spot turun 1 persen menjadi 5.013 Dolar AS per ons. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April justru ditutup melonjak sekitar 1 perseb di posisi 5.031 Dolar AS per ons. 

Sementara itu, perak mengalami volatilitas tinggi akibat arus keluar produk investasi, meski pasokan yang ketat diprediksi akan memicu pemulihan harga dalam beberapa bulan ke depan. Harga perak spot anjlok 3,3 persen menjadi 80,63 Dolar AS per ons setelah sempat melonjak hampir 7 persen pada sesi sebelumnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya