Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto: Dokumentasi Gerindra)

Politik

Pilpres 2029

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 03:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memiliki kans besar mendampingi Presiden Prabowo Subianto bertarung di pemilihan presiden (Pilpres) 2029.

"Prabowo-Sjafrie sahabat karib yang tak terpisahkan. Sama-sama tamatan Akabri, beda letingan satu tahun, 70 dan 71. Prabowo lebih dulu masuk, tapi lulusnya sama, 74," kata kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Rabu 11 Februari 2026.

Bukan hanya sahabat karib, di mata Erizal, Sjafrie merupakan tokoh yang bisa diterima kelompok oposisi atau yang kritis terhadap pemerintahan dan kalangan ulama (umat). 


"Kalau dulu ada istilah "Tentara Merah" dan "Tentara Hijau", Sjafrie digolongkan "Tentara Hijau". Pasangan Prabowo yang terkuat Pilpres 2029 nanti," kata Erizal.

Partai-partai seperti Demokrat, PKS, dan NasDem, yang belum lama bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, menurut Erizal, rasanya tak akan menolak, kalau Prabowo memilih Sjafrie. 

"Termasuk, PAN, PKB, dan Golkar. KalaPresiden Prabowo Subianto dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto: Dokumentasi Gerindra)u PDIP sebagai partai pemenang mungkin akan memiliki calon sendiri. Pramono Anung, misalnya," kata Erizal.

Di sisi lain, Prabowo-Sjafrie sangat kuat dan pastilah disegani dunia internasional. Bukan mustahil, inilah sosok dwi tunggal sejati, sebenarnya. 

"Teruji puluhan tahun dalam suka dan duka. Keduanya tak terpisahkan," demikian Erizal.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya