Berita

Ilustrasi manusia gerobak

Nusantara

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 17:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan keberadaan manusia gerobak menjelang bulan suci Ramadan guna menjaga ketertiban umum, kenyamanan lingkungan, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama bulan puasa.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajaran terkait untuk melakukan antisipasi serta razia terhadap keberadaan manusia gerobak yang kerap muncul di jalanan ibu kota terutama saat bulan Ramadan.

“Sekali lagi tentunya kami menginginkan bahwa Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia," ujar Pramono, di Puskesmas Pembantu (Pustu) Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.


Ia mengatakan, upaya penertiban Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang datang dari luar daerah dilakukan untuk kebersihan Jakarta.

"Kalau memang ada pendatang yang seperti itu, ya pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama Jakarta," kata.

Fenomena manusia gerobak memang menjadi isu tahunan yang tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah lain. 

Karena itu, penanganannya dinilai tidak cukup hanya dengan penertiban semata, melainkan perlu dibarengi dengan pendekatan sosial dan solusi berkelanjutan agar persoalan ini tidak terus berulang setiap menjelang Ramadan. 

Terkait banyaknya masyarakat luar Jakarta yang mencari peluang kehidupan di ibu kota setelah hari raya Idulfitri, Pramono pun menegaskan bahwa Jakarta tidak akan menutup diri bagi siapapun yang ingin mengadu nasib.

Hal ini juga mengingat bahwa ekonomi Jakarta mengalami pertumbuhan di kuartal keempat 2025. Namun, ia memberikan pesan agar para pendatang membekali diri dengan skill dan kemampuan.

"Kami mengharapkan untuk siapapun yang akan bekerja di Jakarta, tentunya mereka sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya," tandasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya