Berita

Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

TNI Tunggu Lampu Hijau Presiden Kirim Pasukan ke Gaza

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penugasan prajurit TNI untuk perdamaian di Jalur Gaza hanya tinggal menunggu izin Presiden Prabowo Subianto.

Kesiapan pemerintah dalam mengirim pasukan itu ditegaskan Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan. 

Menurutnya, Mabes TNI dan Panglima TNI telah menyiapkan prajurit untuk diberangkatkan sewaktu-waktu. 


"Intinya kita sudah siapkan. Mabes TNI, Panglima TNI sudah siapkan prajurit kita untuk sewaktu-waktu diberangkatkan. Hanya kita tinggal menunggu perintah koordinasi kapan kita untuk berangkat. Intinya kita sudah siap." kata Donny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Penugasan tersebut diarahkan sebagai pasukan penjaga perdamaian atau peacekeeping forces.

Diketahui, jumlah pasukan yang disiapkan berada di kisaran enam ratusan personel. Namun, apabila kebutuhan melebihi angka tersebut, TNI menyatakan siap mengerahkan lebih banyak pasukan.

"Pada prinsipnya TNI siap, berapapun yang dibutuhkan," pungkas Donny.

Sementara Ketua Komisi I DPR Utut Adianto menyebut pembahasan pengiriman pasukan telah dilakukan secara intensif dan melibatkan Presiden.

Utut mengatakan konsep misi Gaza sudah dibahas secara menyeluruh, mulai dari aspek filosofis dan geopolitik hingga taktis. 

"Yang jelas kita kirim pasukan yang terbaik, yang sigap untuk segala cuaca, sigap untuk segala situasi. Tentu kita berdoa ini lebih seperti peacekeeping forces, penjaga perdamaian dan membantu percepatan perbaikan Gaza." ucapnya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya